Selasa, 12 Januari 2010 19:58 WIB Sragen Share :

Ratusan penghuni Lapas Sragen dirazia


Sragen (Espos)
–Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Sragen melakukan pemeriksaan kepada sebanyak 378 orang nara pidana (Napi) dan tahanan di Lapas itu, Selasa (12/1).

Razia yang dilakukan secara reguler dan insidental itu sebagai bentuk pengetatan pengawasan dan pembinaan terhadap Napi dan tahanan.

Kepala Lapas Kelas IIA Sragen, Giharto saat ditemui Espos, Selasa kemarin di kantornya mengatakan, pihaknya tidak memberikan fasilitas kepada penghuni Lapas.

Para penghuni Lapas, kata dia, dilarang membawa telepon genggam atau barang lainnya ke dalam Lapas.. Untuk mengantisipasi adanya barang bawaan itu, terangnya, petugas Lapas selalu melakukan razia atau pemeriksaan secara reguler dan insidental atau inspeksi mendadak (Sidak).

“Dalam razia itu biasanya hanya menemukan sendok makan stanless. Kami tidak menemukan Hp atau barang terlarang,” tegas Giharto yang baru menjabat beberapa hari terakhir.

trh

lowongan pekerjaan
Harian Umum SOLOPOS, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Ketika Uang Tunai Terpinggirkan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Perkembangan teknologi digital yang super cepat mengubah banyak hal, baik di…