Selasa, 12 Januari 2010 19:15 WIB News Share :

Jenazah bocah terseret arus Sungai Gobak ditemukan


Grobogan (Espos)–
Jenazah, Hanif Sabar Kariyadi, bocah berumur dua setengah tahun yang terseret arus Sungai Gobak, Desa Rejosari, Kecamatan Bancak, Kabupaten Semarang, sejak Jumat (8/1), akhirnya ditemukan warga di Desa Trisari, Kecamatan Gubug, Senin sore (11/1).

Informasi yang diperoleh menyebutkan, jenazah anak pasangan Sunardi dan Poniyem tersebut, kali pertama ditemukan oleh Ratnawi, 40, warga Dusun Tembelingan, Desa Tri Sari.

Saksi waktu itu baru pulang dari sawah dan bermaksud mandi di bawah jembatan Bendung 8 Sungai Tuntang. Saat itulah saksi melihat ada tubuh bocah terapung di pinggir sungai. Kontan hal itu diberitahukan ke warga lainnya yang segera melaporkan ke desa, kecamatan dan kepolisian.

Menurut Camat Gubug, Drs Mat Suberi, setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis, jenazah bocah yang diketahui merupakan warga Desa Rejosari, Kecamatan Bancak, Kabupaten Semarang.

Sebagaimana diberitakan (SOLOPOS, 11/1), Hanif terseret arus Sungai Gobak, Jumat (8/1) lalu. Proses pencarian bocah malang tersebut dilakukan oleh Ungaran Rescue, Badan SAR Nasional dan Badan SAR Jateng sejak Jumat (8/1) hingga Minggu sore (10/1).

Pencarian dilakukan 35 personel dengan menyusuri sungai tersebut. Bahkan penyusuran sampai sejauh 15 kilometer dari lokasi kejadian hingga wilayah Kecamatan Kedungjati, Kabupaten Grobogan.

rif

lowongan pekerjaan
4 orang Penerjemah fasih berbahasa mandarin & 2 orang Sopir, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…