Senin, 11 Januari 2010 20:57 WIB News Share :

Wagub
Hilangnya bayi di Puskesmas kelalaian petugas

Jakarta–Wakil Gubernur DKI Jakarta Prijanto menegaskan, kasus hilangnya bayi di Puskesmas Kembangan, Jakarta Barat pada Jumat (8/1) lalu merupakan bentuk kelalaian petugas kesehatan dan mereka yang bersalah harus dikenakan sanksi tegas.

“Peristiwa ini tidak akan terjadi jika petugas melakukan pengawasan ketat. Profesionalisme petugas dalam kasus ini harus dipertanyakan. Sesuai aturan administrasi siapa yang salah harus dikenakan sanksi,” kata Prijanto di Jakarta, Senin (11/1).

Wagub meninjau langsung Puskesmas Kembangan dan bertemu dengan kedua orang tua bayi malang tersebut mengenai kasus diculiknya bayi mereka oleh seorang wanita yang mengaku suster rumah sakit.

Bayi yang diculik waktu masih berusia 12 jam itu adalah anak pasangan Ny. Murtanti (33) dan Edi (43) dan belum diberi nama.

Kepada kedua orang tua tersebut, Wagub juga menjamin bahwa sanksi akan diberikan kepada pihak puskesmas yang dinilainya tidak profesional tersebut, meskipun bentuk sanksi yang akan dijatuhkan belum ditentukan.

“Sanksi akan diberikan setelah pemeriksaan selesai. Terlebih saat ini polisi telah melakukan penyelidikan. Sanksi ringan berupa teguran hingga pemecatan bisa diberikan pada seluruh pegawai sesuai dengan tingkat kesalahannya,” papar Prijanto.

Wagub menyayangkan terjadinya peristiwa tersebut dan menekankan bahwa seharusnya pengawasan bisa lebih baik apalagi di puskesmas tersebut telah diberlakukan sistem satu pintu yakni setiap orang harus melalui pemeriksaan saat akan keluar atau masuk.

Selain itu, ia juga menegaskan bahwa seragam pegawai negeri sipil (PNS) wajib dipakai sehingga dapat dihindarkan peristiwa penculikan semacam itu, yakni oknum wanita yang mengaku perawat namun tidak mengenakan seragam.

ant/fid

lowongan pekerjaan
PD.BPR BANK BOYOLALI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Eropa pun Galau Ihwal Media Sosial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah djauhar@bisnis.com. Solopos.com, SOLO — Kegalauan ihwal media sosial kini melanda hampir seluruh negara di…