Senin, 11 Januari 2010 14:12 WIB News Share :

Satgas gunakan data KY potong jaringan mafia hukum


Jakarta
— Satuan Tugas Pemberantasan Mafia Hukum diharapkan dapat memanfaatkan dan menggunakan sebaik-baiknya data yang telah diberikan oleh Komisi Yudisial (KY) terkait dengan kasus dugaan jaringan mafia hukum di lembaga peradilan.

“Kami mengharapkan agar informasi dari KY bisa ditindaklanjuti,” kata Ketua KY, Buysro Muqoddas setelah bertemu dengan Satgas Pemberantasan Mafia Hukum di Kantor KY di Jakarta, Senin.

Selain itu, Busyro juga mengutarakan harapannya agar Satgas Pemberantasan Mafia Hukum juga bisa memberikan masukan agar Rancangan Undang-Undang (RUU) KY dapat segera disahkan.

Hal tersebut, ujar dia, merupakan hal yang sangat penting antara lain agar kewenangan KY yang hingga kini dinilai masih belum maksimal dapat ditingkatkan dan diperkuat dengan RUU KY.

Dengan adanya kewenangan yang diperluas, lanjut Ketua KY, maka instansi yang dipimpinnya juga bisa berjalan optimal untuk turut memberantas mafia hukum di Tanah Air.

Sementara itu, Ketua Satgas Pemberantasan Mafia Hukum, Koentoro Mangkusubroto mengemukakan, pihaknya akan membantu dalam pembahasan RUU KY agar kewenangan KY dapat diperkuat.

Koentoro juga mengemukakan, pihaknya telah menerima laporan dari KY tetapi juga dari berbagai pihak lain yang semuanya akan dikaji dan segera ditindaklanjuti.

Satgas Pemberantasan Mafia Hukum juga telah mengagendakan pertemuan dengan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Moh Mahfud MD yang mengaku siap menyerahkan data laporan warga terkait dengan upaya pemerasan di lingkungan MK dan KPK.

Ketua MK Moh Mahfud MD mengemukakan hal tersebut dalam pertemuan Forum Rektor Indonesia yang digelar di Pontianak, Sabtu (9/1).

ant/isw

lowongan pekerjaan
PT. ATALIAN GLOBAL SERVICE, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…