Senin, 11 Januari 2010 21:05 WIB Sport Share :

Persis kembali telan kekalahan

Semarang (Espos)–Persis Solo kembali menelan kekalahan dalam laga tandang, setelah di bekab PSIS Semarang 2-0 pada lanjutan Liga Indonesia Divisi Utama Grup 2 di Stadion Jatidiri, Kota Semarang, Senin sore (11/1).

Gol kemenangan tim tuan rumah tersebut diborong pemain asingnya, Cristiano Lopes yakni pada menit ke-24 dan menit ke-59 babak kedua melalui tendangan pinalti.

Hadiah penalti diberikan wasit Solikhin asal Surabaya setelah dalam kemelut di depan gawang, salah salah seorang pemain Persis melakukan hand ball di kotak terlarang.

Lopes yang ditunjuk sebagai algojo dengan sukses memperdaya penjaga gawang Persis Aditya Fajar yang bergerak ke kiri, sedang bola mengarah ke kanan gawang.

Sebenarnya pada menit-menit awal pertandingan, Tommy CS dari Persis sempat mengambil inisiatif penyerangan dengan menggebrak pertahanan PSIS yang dikawal kiper Catur.

Namun setelah itu, permainan dikendalikan sepenuhnya oleh kesebelasan Mahesa Jenar julukan PSIS. Berulang kali Aditya Fajar harus berjibaku menyelamtkan gawangnya dari gempuran Lopes, Imral Usman, dan Deni Rumba.

Sedikitnya Aditya menyelamatkan lima tendangan para pemain Mahesa Jenar yang bisa berpotensi menjadi gol. Misalnya tendangan di dalam kotak pinalti Deni Rumba masih bisa ditepis.

Hujan deras yang mengguyur lapangan Stadion Jatidiri dan sekitarnya sekitar menit ke-20 babak pertama, membuat lini belakang Persis kurang Konsentrasi menjaga striker Imral Usman dan Lopes.

Pada sebuah serangan Imral Usman bebas berdiri di luar kotak pinalti melepaskan tendangan keras, bola membentur kaki Lopes sehingga mengecoh kiper Aditya. Skor pun berubah 1-0 untuk tuan rumah dan bertahan sampai turun minum.

Persis sempat mendapatkan peluang pada menit ke-34 melalui Ferry Anto yang sempat mengecoh kiper Catur, tapi sayang terlambat melakukan eksekusi bola sehingga direbut pemain belakang PSIS.

Lapangan becek tergenang air akibat hujan yang turun sampai berakhirnya pertandingan membuat kedua kedua kesebelan sulit mengembangkan permainan. Bola serang kali terjebak dalam genangan air.

Kendati pelatih Persis, Abdul Hafid Djamado memasukkan Novi Komaidi (belakang), Satiawan (tengah), dan Z Hidayat (striker) yang menggantikan posisi Haryadi, Tommy HP dan Ari Budiyanto tak begitu banyak menolong untuk mencetak gol.

Demikian pula dukungan puluhan suporter Pasoepati yang datang dari Solo juga tak mampu meningkatkan permainan Persis untuk mencuri poin.

oto

lowongan pekerjaan
Harian Umum SOLOPOS, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…