Senin, 11 Januari 2010 11:20 WIB News Share :

Korban Century datangi sidang Pansus angket Century

Jakarta–Dua nasabah Bank Century (kini Bank Mutiara) yang menjadi korban reksa dana Antaboga, mendatangi ruang Pansus Century DPR. Mereka dengan emosi meminta Pansus membantu pengembalian dana-dana korban Antaboga yang sampai saat ini tak jelas.

Kedua nasabah yang turut hadir dalam ruangan pansus tersebut adalah Ester dan Mulia Gunawan. Keduanya hadir bersamaan dengan hadirnya mantan pemilik Bank Century, Robert Tantular di Pansus Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (11/1).

Hingga pukul 11.00 WIB, Robert yang harus menjalani hukuman bui 4 tahun penjara belum hadir karena terkendala masalah administrasi.

Ester, salah satu nasabah tersebut mengatakan, Bank Indonesia (BI) pernah menjanjikan dana mereka akan kembali sesegera mungkin. Namun sampai saat ini, janji yang diberikan BI tidak pernah terealisir.

“Katanya BI bisa ganti dana kami, waktu itu dia janji. Waktu itu yang ngomong Budi Rochadi (Deputi Gubernur BI), dan dia menyetujuinya. Waktu itu di sebuah acara live stasiun TV. Saya di sini mendukung Pansus agar memeriksa penipu-penipu itu. Saya bersedia menjadi saksi di sini, saya akan beberkan semuanya kalau diminta,” tutur Ester bernada emosi kepada Anggota Pansus Akbat Faisal di depan ruang pansus.

Di tempat yang sama, salah seorang nasabah lainnya yaitu Mulia Gunawan mengaku uangnya telah hilang di Antaboga sebesar Rp 1 miliar, dan dia menuntut dana itu kembali. Keduanya memperlihatkan buku tabungan dan bukti dana-dana mereka di Century dan Antaboga.

Menanggapi keluhan ini, Faisal mengatakan Pansus akan siap membantu menyelesaikan masalah yang menjadi korban Bank Century dan Antaboga.

“Jangan emosi, kami di sini siap membantu Ibu dan semua orang yang menjadi korban,” ujarnya kepada Ester.

Dalam rapat Pansus hari ini, akan dipanggil mantan pemilik Bank Century yaitu Robert Tantular yang diduga menggelapkan dana para nasabah. Robert rencananya akan ditemani oleh mantan Direktur Utama Bank Century Hermanus Muslim.

dtc/isw

lowongan peekrjaan
PT. Integra Karya Sentosa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…