Senin, 11 Januari 2010 13:45 WIB News Share :

Kepala Rutan Pondok Bambu bantah ada sel mewah

Jakarta–Meski terpergok langsung Satgas Pemberantasan Mafia Hukum, Kepala Rutan Pondok Bambu Sarjo Wibowo, tetap membantah adanya fasilitas mewah bagi napi di rutan yang dipimpinnya.

“Perlakuan khusus tidak ada, ada bon-bonnya. Anda bisa lihat, 1.100 tahanan tidak ada berbeda,” ujar Sarjo kepada wartawan di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur, Senin (11/1).

Satgas, Minggu (10/1) kemarin malam melakukan sidak ke Rutan Pondok Bambu. Dari sidak itu, Satgas memergoki adanya fasilitas mewah bagi sejumlah napi di rutan perempuan tersebut.

Fasilitas mewah antara lain diterima Arthalita Suryani (Ayin), terpidana 5 tahun kasus percobaan suap terhadap jaksa Urip Tri Gunawan. Di rutan itu, Ayin mempunyai ruangan khusus yang dilengkapi AC, TV, lemari dan ranjang. Bahkan saat Satgas datang, Ayin sedang menjalani perawatan wajah yang dilakukan seorang dokter.

Fasilitas wah lainnya juga dimiliki oleh Limarita, napi seumur hidup kasus narkoba alias Aling. Kamar Aling bahkan dilengkapi fasilitas karaoke.

Dirjen Lapas Untung Sugiyono menilai wajar beberapa fasilitas pribadi yang diterima terpidana Arthalita Suryani (Ayin). Fasilitas pribadi Ayin itu dianggap tidak merugikan orang lain.

“Kalau saya pikir ruangan ini sudah benar. Kalau toh terselip beberapa fasilitas pribadi untuk mainan anak, itu masih dalam batas kewajaran. Tidak merugikan orang lain,” kata Untung di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur. Untung menjawab pertanyaan wartawan atas kemewahan fasilitas di ruangan Ayin.

Untung menolak memberikan keterangan lebih lengkap menyikapi fasilitas mewah yang ditemukan Satgas Pemberantasan Mafia Hukum. Untung berjanji akan memberikan keterangan pada pukul 13.30 WIB di kantor Depkum HAM.

Pantauan, Ayin mendekam di Blok Anggrek Rutan Pondok Bambu.
Ayin sekamar dengan napi bernama Kasmiyati.

Fasilitas di kamar Ayin berbeda dari lainnya. Kamar Ayin ber-AC, ada kamar mandi di dalam, mempunyai TV layar datar, meja rias, dan ranjang. Sementara kamar tahanan lainnya tidur hanya beralaskan tikar.

dtc/isw

lowongan pekerjaan
KISEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
”Akad” Populer karena Berbeda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (14/10/2017). Esai ini karya Romensy Augustino, mahasiswa Jurusan Etnomusikologi Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Alamat e-mail penulis adalah romensyetno@yahoo.com. Solopos.com, SOLO – -Youtube adalah salah satu media sosial yang menjadi rujukan…