Senin, 11 Januari 2010 09:15 WIB Ekonomi Share :

Indonesia-Jepang jalin kerjasama 5 sektor

Jakarta--Pemerintah Indonesia akan meningkatkan kerjasama dengan Jepang dalam lima sektor yaitu perdagangan, industri, investasi, infrastruktur dan energi.

Kerjasama itu mereflesikan antusiasme dan komitmen dari pemerintah dan pengusaha dari kedua negara untuk memperkuat hubungan bilateral di lima sektor tersebut.

Demikian disampaikan Menko Perekonomian Hatta Rajasa, adanya Indonesia-Japan Economic Forum 2010 yang diadakan di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Senin (11/1).

“Kami dengan senang hati menjadi tuan rumah acara penting ini,” kata Hatta dalam sambutannya dalam acara tersebut.

Hatta menyatakan acara ini merupakan kegiatan nyata dari sejumlah perjanjian kerjasama yang telah ditandatangani antara pemerintah Indonesia dengan Jepang sejak tahun 2005 dalam bentuk strategic action plan dan juga Indonesian Jepang Partnership Agreement (IJPA) serta mempekuat komitmen dari hasil Pertemuan antara Presiden SBY dengan Perdana Menteri Jepang, di Bali pada 10 Desember 2009.

“Kagiatan ini juga untuk memperteguh komitmen kedua pemerintahan dalam memperkuat ekonomi ke arah yang lebih baik dan saling menguntungkan,” papar dia.

Hatta mengakui, bagi Indonesia, Jepang merupakan mitra ekonomi utama, mitra perdagangan terbesar, sumber investasi dan pemberi bantuan terbesar bagi Indonesia.

“Indonesia memiliki sumber daya alam yang besar, Jepang punya modal dan teknologi sehingga ini merupakan potensi yang besar bagi kedua negara untuk memaju kemitraan Indonesia dan Jepang,” ungkapnya.

Hatta berharap melalui pertemuan ini maka akan terjadi dialog intensif antara pemerintah Indonesia dengan Jepang dan juga pengusaha kedua negara untuk membahas peluang-peluang kerjasama yang strategis diantara kedua belah pihak.

“Penyusunan rencana koridor ekonomi Indonesia -Jepang merupakan bentuk nyata kerjasama Indonesia dan Jepang dalam pengembangan infrastruktur tertentu di Indonesia,” ungkapnya.

Untuk diketahui, pada hari ini pemerintah Indonesia dan Jepang melaksanakan Indonesia-Japan Economic Forum 2010 yang diadakan di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Senin (11/1).

Dalam pertemuan tersebut pemerintah Jepang diwakili  Menteri Ekonomi Jepang Masayuki Naoshima sementara dari Indonesia diwakili Menko Perekonomian Hatta Rajasa. Dalam forum dialog yang adakan tertutup tersebut, nampak hadir Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri ESDM Darwin Zahedy Saleh, Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu, dan Menteri Perindustrian MS Hidayat.

dtc/isw

lowongan pekerjaan
PD.BPR BANK BOYOLALI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Ketika Uang Tunai Terpinggirkan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Perkembangan teknologi digital yang super cepat mengubah banyak hal, baik di…