Senin, 11 Januari 2010 20:49 WIB News Share :

Angin kencang di Adisutjipto, Garuda kembali ke Cengkareng

Jakarta–Angin kencang yang berhembus di bandara Adi Sutjipto, Yogyakarta membuat pesawat Garuda Indonesia yang hendak mendarat dialihkan ke Bandara Soekarno Hatta. Penerbangan lain pun ikut mengalami penundaan.

“Pesawat Garuda Indonesia nomor penerbangan 255 dari Denpasar menuju Yogyakarta yang seharusnya mendarat di Yogya, karena angin kencang dialihkan ke Cengkareng,” ujar Manajer Operasi PT Angkasa Pura I Bandara Adi Sutjipto, Halendra, Senin (11/1).

Halendra menambahkan, kecepatan angin tadi pada pukul 18.40 WIB mencapai 50 knot/jam. Normalnya, kata Halendra, kecepatan angin antara 5-10 knot/jam. “Ini sangat berbahaya,” terangnya.

Menurut Halendra, pesawat Garuda tersebut seharusnya mendarat di Bandara Adi Sutjipto pada pukul 18.50 WIB. Hingga pukul 20.00 WIB pesawat masih dalam perjalanan menuju Cengkareng.

Setelah mendarat Soekarno-Hatta, nantinya pesawat tersebut akan kembali ke Yogyakarta jika tekanan angin sudah membaik.

Akibat kejadian ini, kata Mahendra, penerbangan pesawat Garuda dan Mandala yang hendak ke Bali juga tertunda. “Pesawat Mandala nomor penerbangan 579 dari Yogya menuju ke Bali tertahan 20 menit dan baru berangkat pukul 19.55 WIB,” sebutnya.

dtc/fid

lowongan pekerjaan
CV. HORISON, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…