Sabtu, 9 Januari 2010 23:21 WIB Boyolali Share :

Ada penyimpangan bantuan, Bupati Boyolali berang


Boyolali (Espos)-
-Bupati Boyolali, Sri Moeljanto, mengancam akan mengambil tindakan tegas bila pihaknya menemukan ada penyimpangan dalam penyaluran bantuan kepada masyarakat, dengan menyeret pelaku penyimpangan tersebut hingga ke ranah hukum.

Ancaman itu ditegaskan Bupati, menyusul terungkapnya kasus dugaan penyimpangan terkait penyaluran bantuan di Desa Gondanglegi, Kecamatan Klego, Kabupaten Boyolali.

Pada kegiatan apel kambing yang sengaja diadakan di Balaidesa Gondanglegi, Sabtu (9/1), terungkap bahwa penyimpangan penyaluran bantuan di Desa Gondanglegi terjadi manakala dana bantuan yang berasal dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) melalui program desa berkembang yang sedianya akan diwujudkan dalam bentuk bantuan kambing, oleh pemerintah desa setempat justru dialihkan untuk rehabilitasi jalan.

“Ini sudah merupakan bentuk penyimpangan karena peruntukkannya tidak sesuai dengan perencanaan. Saya meminta pengalokasian dana bantuan tersebut dikembalikan ke posisi semula sesuai dengan rencana awal, jangan dialihkan untuk keperluan lainnya,” tegas Bupati ketika ditemui wartawan usai kegiatan apel kambing tersebut.

Bupati menyatakan kegiatan apel kambing tersebut sengaja digelar dengan memanggil semua kepala desa dari 29 desa di Boyolali yang menerima bantuan serupa dari Pemprov senilai Rp 100 juta/desa tersebut. Bupati berharap semua pihak yang terkait dengan adanya program bantuan kepada masyarakat, menjadikan terkuaknya kasus penyimpangan di Desa Gondanglegi itu sebagai sebuah pelajaran berharga dan tidak akan melakukan kesalahan yang sama.

Sementara itu, Kepala Bapermaskin Kabupaten Boyolali, Nur Khamdani mengungkapkan kasus penyimpangan penyaluran bantuan di Desa Gondanglegi tersebut telah diselesaikan secara musyawarah. Diakui Nur, pihaknya telah merekomendasikan pemerintah desa setempat untuk mengembalikan alokasi bantuan seperti semula.

sry

lowongan pekerjaan
Kepala Produksi, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…