Jumat, 8 Januari 2010 16:16 WIB News Share :

Tebing longsor, tiga penambang tewas


Sleman–
Tiga orang penambang pasir di kawasan penambangan Kali Gendol Dusun, Srunen, Desa Glagaharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, Jumat  (8/1), tewas seketika akibat tertimbun tanah pasir dari tebing yang longsor.

Dua korban di antaranya merupakan suami isteri yakni Suranto (52) dan Ngatinem (38) warga setempat, sedangkan satu korban lagi belum diketahui identitasnya,” kata Kepala Dinas Pengairan, Pertambangan dan Penanggulangan Bencana Alam (P3BA) Kabupaten Sleman Widi Sutikno.

Menurut dia, saat ini ketiga korban telah berhasil dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan visum.

“Ketiga korban berhasil dievakuasi setelah beberapa warga setempat berupaya mencari mereka dari timbunan tanah dan batu yang longsor,” katanya.

Ia mengatakan, kejadian tersebut bermula ketika ketiga korban seperti hari biasanya melakukan aktivitas penambangan pasir di area Kali Gendol, Glagaharjo, Cangkringan.

“Namun mereka ini dalam mencari pasir justru menggali dan membuat lobang bagian bawah tebing yang memiliki ketinggian lebih dari 60 meter tersebut,” katanya.

Karena terus digali dan diambil pasirnya maka sekitar pukul 09.30 WIB tebing yang ada di atas mereka longsor dan langsung menimbun ketiga korban.

“Sebenarnya para penambang pasir sudah beberapa kali diingatkan bahwa tidak boleh melakukan penggalian di bawah tebing dengan jarak dua meter dari tebing, namun mereka selalu tidak mengindahkan hingga peristiwa tebing runtuh yang sudah beberapa kali terjadi ini terulang lagi dan memakan korban jiwa,” katanya.

ant/isw

lowongan pekerjaan
Penerbit Ziyad Visi Media, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Calon Tunggal dan Disfungsi Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (10/01/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universitas Sebelas Maret Solo. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada 2018 ini 171 daerah provinsi/kabupaten/kota akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah secara serentak….