Jumat, 8 Januari 2010 20:18 WIB Sport Share :

Persis dikalahkan PPSM 0-5

Magelang (Espos)–Laskar Sambernyawa gagal memetik poin setelah dihancurkan PPSM Sakti Magelang dengan skor 0-5 pada lanjutan Liga Indonesia Divisi Utama yang dilangsungkan di Stadion Abu Bakrin, Magelang, Jumat (8/1).

Dukungan penuh sekitar 400 Pasoepati ternyata tak mampu mengangkat performa Persis. Gol-gol kemenangan Laskar Simo Ludro pada pertandingan kemarin dicetak melalui hattrick striker Riski Novriansyah pada menit ke-2, 63 dan 81 serta dua gol dari Ferdinand A Sinaga pada menit ke-50, 76.

Bertanding di bawah guyuran rintik hujan permainan Persis praktis tak bisa berkembang. Lini belakang Laskar Sambernya menjadi bulan-bulanan barisan penyerang PPSM. Bahkan ketika pertandingan baru berjalan dua menit, sebuah tendangan keras dari kaki kanan Riski sukses merobek sisi kanan jala Persis yang dikawal Johan Setiawan.

Gol cepat ini begitu mengejutkan kubu Persis sehingga alur bola yang dikembangkan dari kaki ke kaki melalui sisi dua sayap tak bisa berjalan. Nova Zaenal yang dipasang pelatih Abdul H Djamado untuk menjadi pembagi bola ternyata juga tak bisa berbuat banyak setelah mendapatan pressing dari lini tengah PPSM yang digalang George Nicolas, Saiful Imron dan Fajar Listiantoro.

Sepanjang babak pertama, praktis Persis Solo tak mampu keluar dari tekanan. Serangan bertubi-tubi Laskar Simo Ludro benar-benar membuat kalang kabut barisan belakang Persis yang dikawal Adityo Murti, Hendro Bawono dan Haryadi.

Strategi Persis yang mencoba mencari celah dari kedua sayap tetap saja tak mampu menembus barisan belakang PPSM dan kedudukan 1-0 bertahan hingga turun minum.
who

lowongan pekerjaan
PT.SEJATI CIPTA MEBEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Calon Tunggal dan Disfungsi Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (10/01/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universitas Sebelas Maret Solo. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada 2018 ini 171 daerah provinsi/kabupaten/kota akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah secara serentak….