Jumat, 8 Januari 2010 13:49 WIB News Share :

Garuda buka kembali rute Timika-Jayapura

Timika– Maskapai penerbangan milik pemerintah, Garuda Indonesia mulai hari ini membuka kembali penerbangan ke Timika, Papua yang sempat ditutup selama dua hari menyusul krisis bahan bakar avtur di Bandara setempat.

Kepala Komunikasi PT Garuda Indonesia, Pudjo Broto yang dihubungi dari Timika, Jumat mengatakan keputusan untuk kembali membuka penerbangan ke Timika dilakukan setelah selesai pertemuan dengan pihak PT Freeport Indonesia, Kepala Bandara Timika dan Garuda Indonesia di Kantor Departemen Perhubungan Jakarta.

Pertemuan tersebut, demikian Pudjo, dipimpin Dirjen Perhubungan Udara Harry Bakti.

“Mulai hari ini tanggal 8 Januari Garuda membuka kembali penerbangan rute Jakarta – Denpasar – Timika – Jayapura dan sebaliknya,” jelas Pudjo.

Menurut Pudjo, dalam pertemuan itu Dirjen Perhubungan Udara, Harry Bakti meminta PT Freeport Indonesia dan PT AVCO sebagai pemilik dan pengelola Bandara Internasional Mozes Kilangin Timika juga memberikan pelayanan penerbangan umum atau komersial bagi masyarakat pengguna jasa di luar karyawan perusahaan.

Dalam pertemuan tersebut, PT Freeport Indonesia dan PT AVCO juga memastikan kecukupan pasokan bahan bakar avtur untuk pesawat Garuda.

“Intinya pihak Bandara Timika menjamin kebutuhan bahan bakar avtur untuk pesawat Garuda akan dipenuhi untuk kepentingan pelayanan pengguna jasa dari Timika,” katanya.

Saat ini pihak Bandara Timika memberikan jatah avtur untuk pesawat Garuda sebanyak 9 ribu liter per hari. Pihak Garuda berharap, pasokan avtur untuk operasional di Bandara Timika bisa ditambah menjadi 10 ribu liter per hari dengan mempertimbangkan kondisi cuaca yang sering tidak menentu di wilayah Papua.

“Pihak Bandara Timika menjanjikan pasokan bahan bakar avtur setidaknya sehari sebanyak 10 ribu liter,” jelas Pudjo.

Ia menambahkan, dalam pertemuan kemarin kedua belah pihak telah sepakat melupakan adanya miskomunikasi yang terjadi sebelumnya.

“Pertemuan kemarin sangat positif, kita tidak lagi melihat ke belakang tetapi mencari solusi terbaik untuk ke depan bagaimana memberikan pelayanan terbaik bagi pengguna jasa penerbangan di Timika,” kata Pudjo.

Maskapai Garuda Indonesia memutuskan menghentikan sementara penerbangan ke Timika sejak Selasa (5/1) menyusul adanya surat dari Kepala Bandara Timika, Subagyo Hadijan soal keterbatasan avtur.

Selama dua hari yakni Rabu (6/1) dan Kamis (7/1), Garuda Indonesia mengalihkan rute penerbangan Jakarta-Denpasar-Timika-Jayapura dan sebaliknya ke rute Jakarta-Denpasar-Biak-Jayapura dan sebaliknya.

Pesawat Garuda Indonesia berangkat dari Jakarta setiap hari pada pukul 22.00 WIB dan tiba di Timika pada pukul 07.00 WIT. Pesawat yang sama kembali ke Jakarta dari Timika pada pukul 10.00 WIT.

ant/isw

lowongan pekerjaan
CV PRIMEDANIE, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Ketika Uang Tunai Terpinggirkan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Perkembangan teknologi digital yang super cepat mengubah banyak hal, baik di…