Rabu, 6 Januari 2010 18:45 WIB Sragen Share :

Dealer dan Toko elektronik ludes terbakar, kerugian capai Rp 1 miliar


Sragen (Espos)-
-Sebuah dealer dan toko elektronik milik Jumali, 55, di Dukuh Harjosari RT 02, Desa Majenang, Kecamatan Sukodono, Sragen ludes diamuk si jago merah, Rabu (6/1) sekitar pukul 00.30 WIB dinihari.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian diperkirakan mencapai Rp 1 miliar, lantaran 10 unit motor, puluhan barang elektronik dan ratusan surat berharga hangus terbakar.

Dari keterangan saksi mata, Heri Pramono, 36, warga setempat yang ditemui Espos, Rabu siang, peristiwa kebakaran itu terjadi sekitar pukul 00.30 WIB. Saat itu Heri yang masih tetap terjaga di rumah seusai ngobrol dengan Jumali, korban kebakaran pada Selasa (5/1) malam hingga pukul 24.00 WIB.

Setelah 30 menit berlalu, Heri mendengar suara letupan kecil dari arah utara rumahnya. Dia sempat mencurigai adanya aksi pencurian, sehingga seluruh lampu penerangan rumahnya dipadamkan semua dan dia keluar rumah perlahan-lahan.

Setelah keluar rumah, ternyata Heri melihat kobaran api di dalam dealer dan toko elektronik yang dikenal penduduk setempat sebagai toko komplit. Mantan koordinator keamanan pasar itu segera mengambil telepon genggamnya dan segera menghubungi aparat kepolisian sektor Sukodono. Heri sempat berteriak-teriak meminta tolong hingga membangunkan tetangga sekitar.

Kapolres Sragen AKBP Drs Jawari saat dikonfirmasi menyatakan, belum bisa memberikan penjelasan tentang penyebab kebakaran yang terjadi di dekat Pasar Sukodono itu. Kapolres mengaku sudah melakukan pengecekan ke lokasi kejadian dan sudah berkoodinasi dengan Polda Jawa Tengah agar mengirimkan tim laboratorium forensik (Labfor) ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP.

trh

lowongan pekerjaan
SMK CITRA MEDIKA SRAGEN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Mencari Alamat Bahasa Indonesia

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (06/01/2018). Esai ini karya Na’imatur Rofiqoh, ”pemukul” huruf dan juru gambar yang tinggal di Solo. Alamat e-mail penulis adalah naimaturr@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Bahasa Indonesia tidak lagi beralamat di Indonesia. Indonesia malah jadi tempat…