Selasa, 5 Januari 2010 19:50 WIB News Share :

Tahlilan 7 hari wafatnya Gus Dur, ribuan warga penuhi Ciganjur

Jakarta–Jelang acara tahlilan untuk mengenang 7 hari meninggalnya mantan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur), ribuan warga sudah berdatangan ke kediaman Gus Dur. Warga sudah memadati rumah di Jl Warung Sila, Ciganjur, Jakarta Selatan, sejak Maghrib.

Rencananya acara tahlil tujuh hari meninggalnya Gus Dur akan dilakukan usai salat Isya. “Nanti dzikir dan tahlil dipimpin oleh KH Said Agiel Siradj yang merupakan ketua PBNU,” kata Ahmad Rohadi, salah satu panitia acara Tahlilan 7 hari Gus Dur, saat ditemui di lokasi, Selasa (5/1).

Selain dihadiri pihak keluarga, acara tahlilan juga dihadiri oleh sahabat-sahabat Gus Dur dari dalam dan luar negeri. “Selain keluarga ada juga Bapak Martin Van Bruinessen yang merupakan penulis buku dan sahabat Gus Dur,” jelasnya.

Usai pembacaan dzikir dan tahlil rencananya akan diadakan pembacaan testimoni dari para sahabat dan orang-orang dekat Gus Dur. “Ini terbuka bagi siapa saja silakan yang ingin menyampaikan kenangan atau kesan-kesan yang dia tahu ketika Bapak Gus Dur masih hidup,” terangnya.

Dari pantauan, putri Gus Dur Inayah Wahid dan Nita Wahid telah hadir di lokasi, sedangkan Yenny Wahid mengikuti tahlilan di Jombang, Jawa Timur. Tokoh-tokoh nasional yang rencananya hadir hingga saat ini belum nampak. Menurut informasi yang diperoleh dari panitia, Menakertrans Muhaimin Iskandar dan Jusuf Kalla dijadwalkan akan hadir di Ciganjur.

Yang menarik dari acara tahlilan ini, panitia juga menempatkan tempat khusus untuk tokoh-tokoh dari lintas agama. “Itu bagian depan rumah Gus Dur sebelah kanan yang ada penutup (atap) itu diperuntukkan bagi tamu Gus Dur yang nonmuslim.

dtc/tya

lowongan pekerjaan
PT.Swadharma Sarana Informatika, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Jokowi Raja Batak

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (13/01/2018). Esai ini karya Advent Tarigan Tambun, inisiator Sinabung Karo Jazz 2017. Alamat e-mail penulis adalah atambun@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Saya bukan ahli budaya Batak. Dengan jujur saya harus mengatakan bahwa pengetahuan saya tentang budaya…