Selasa, 5 Januari 2010 14:45 WIB News Share :

SBY prihatin uang negara diselewengkan

Jakarta–Presiden SBY menyoroti masih terjadinya penyimpangan penggunaan APBN di daerah. Untuk itu dia berharap pada 2010 ini para kepala daerah bisa bijak dalam menggunakannya.

“Terus terang saya masih merasa prihatin bahwa hingga hari ini masih ada kasus-kasus penyimpangan penggunaan APBN, terutama di tingkat Daerah,” kata SBY.

Hal itu disampaikan SBY dalam pidato Penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun Anggaran 2010 di Istana Negara, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa (5/1/2009).

Untuk itu, lanjut SBY, mengingat besarnya dana APBN yang mengalir ke daerah, diharapkan kepada Pemerintah Daerah dapat menggunakan anggaran itu dengan patut dan tepat.

“Saya minta dengan sungguh-sungguh agar jangan terjadi pemborosan apalagi penyimpangan dan penyalahgunaan,” imbuhnya.

Dalam pidatonya itu SBY juga menjelaskan mengenai jumlah anggaran yang ditransfer ke daerah, dalam bentuk dana perimbangan serta
dana otonomi khusus dan penyesuaian, terus bertambah besar.

Total dana perimbangan mencapai Rp 306 triliun, sementara dana otonomi khusus dan penyesuaian sebesar Rp 16,4 triliun. Dana Perimbangan tersebut terdiri atas Dana Bagi Hasil sebesar Rp 81,4 triliun, Dana Alokasi Umum sebesar Rp 203,5 triliun, dan Dana Alokasi Khusus sebesar Rp 21,1 triliun.

dtc/isw

lowongan pekerjaan
NSC FINANCE KARTASURA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Daya Beli Menurun

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (17/10/2017). Esai ini karya Ginanjar Rahmawan, mahasiswa Program Doktor Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah Rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini beberapa kawan saya yang…