Senin, 4 Januari 2010 18:05 WIB Solo Share :

Satpol PP copot atribut Jokowi-Rudy


Solo (Espos)–
Jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Perlindungan Masyarakat (Linmas) mencopot spanduk dan baliho sosialisasi pasangan calon walikota dan wakil walikota, Joko Widodo (Jokowi) dan FX Hadi Rudyatmo (Rudy), Senin (4/1).

Sebelumnya, Satpol PP sempat urung melakukan penertiban lantaran masih berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait yang melakukan pemasangan. Baliho Jokowi-Rudy yang tersebar di sejumlah titik tersebut dicopot karena tidak disertai izin pemasangan dari Walikota Solo, melalui Kantor Kesatuan Kebangsaan Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas) Solo. Pelepasan baliho dilakukan sekitar 20 petugas Satpol PP yang dibagi dalam dua tim.

Kepala Kantor Kesbangpolinmas, Suharso, ditemui wartawan, di Balaikota, Senin (4/1), mengatakan pemasangan baliho oleh partai politik (Parpol) maupun organisasi masyarakat (Ormas) tanpa izin, melanggar Peraturan Walikota (Perwali) No 2 tahun 2009 tentang pedoman pemasangan alat peraga kampanye oleh Ormas dan Parpol.

Dia menambahkan, pelepasan atribut sosialisasi calon walikota dan wakil walikota Pilkada 2010 kali ini dilakukan untuk atribut Jokowi-Rudy.

tsa

lowongan pekerjaan
Kepala Produksi, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…