Senin, 4 Januari 2010 15:15 WIB News Share :

Lengserkan Gus Dur, Amien Rais didesak minta maaf

Jombang–Lengsernya KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur saat menjadi Presiden ke-4 RI tidak terlepas dari rekayasa politik Amien Rais yang saat itu menjadi Ketua MPR. Gus Dur dituduh terlibat dalam skandal Buloggate I dan II serta skandal Brunaigate.

Namun semua tuduhan itu tidak terbukti hingga di pengadilan. Bahkan anehnya Gus Dur tetap diturunkan. “Kasus Gus Dur itu tidak terbukti, ya karena itu Amien Rais harus minta maaf,” kata pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Hakam yang juga adik sepupu Gus Dur, KH Abdul Hakam Kholiq, kepada wartawan di rumahnya, Jalan Raya Hasyim Asy’ari, Diwek, Jombang, Senin (4/1).

Akibat ulah Amien Rais dan Poros Tengahnya dan dibantu oleh Golkar yakni Akbar Tandjung, akhirnya Gus Dur lengser. Pelengseran itu juga didukung sikap pihak PDIP yakni Megawati yang tidak konsisten.

Dia mengaku, pihaknya tidak akan memaafkan Amien Rais karena sudah melengserkan dan menfitnah Gus Dur. “Kalau Amien Rais datang ke sini (Jombang-red) silakan saja. Toh itu juga hak dia, kita tidak akan melarang,” tegasnya.

dtc/isw

lowongan pekerjaan
SUMBER BARU BEJEKI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Calon Tunggal dan Disfungsi Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (10/01/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universitas Sebelas Maret Solo. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada 2018 ini 171 daerah provinsi/kabupaten/kota akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah secara serentak….