Senin, 4 Januari 2010 18:23 WIB News Share :

Garuda tak diberi BBM, Dephub panggil Garuda dan Freeport

Jakarta–Departemen Perhubungan telah mengirimkan surat panggilan kepada pihak Garuda Indonesia dan PT Freeport sebagai pengelola Bandara Mozes Kilangin, Timika, Papua. Hal itu terkait penolakan otoritas bandara untuk mengisi BBM pesawat Garuda.

“Dirjen Perhubungan Udara sudah mengirimkan surat ke semua pihak. Garuda dan pengelola bandara,” kata Kepala Puskom Publik Dephub Bambang S Ervan kepada detikcom, Senin (4/1).

Bambang mengatakan, kemungkinan pertemuan di antara kedua pihak akan berlangsung Selasa (5/1).

“Akan dicek kenapa dan bagaimana kok bisa pengelola bandara yang seharusnya memberikan pelayanan terhadap perusahaan penerbangan menolak pengisian,” ungkapnya.

Dephub tentu akan meneliti terlebih dahulu duduk perkaranya dan melihat kewajiban kedua belah pihak. Jika memang dari pihak pengelola bandara merasa stok BBM terbatas, maka akan dicek lagi mekanismenya mengapa bisa kekurangan stok BBM.

“Kalau terjadi kekurangan bahan bakar itu harus ditelaah dulu. Kalau memang pengelola bandara bisa mengundang Pertamina agar tidak kekurangan BBM nanti akan dibahas,” imbuhnya.

Bandara Mozes Kilangin mulai beroperasi sejak 1970-an sebagai sarana operasional PT Freeport. Pada 2008, bandara itu diresmikan oleh Menhub Sjafii Djamal sebagai bandara internasional
Ant/tya

lowongan pekerjaan
PT.SEJATI CIPTA MEBEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Calon Tunggal dan Disfungsi Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (10/01/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universitas Sebelas Maret Solo. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada 2018 ini 171 daerah provinsi/kabupaten/kota akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah secara serentak….