Senin, 4 Januari 2010 19:35 WIB News Share :

Dana Kunker DPRD Salatiga 2010 telan Rp 1,2 miliar


Salatiga (Espos)–
Anggota DPRD Kota Salatiga bakal sering nglencer ke luar kota dengan alasan kunjungan kerja selama tahun 2010 ini. Bagaimana tidak, dana mencapai Rp 1,2 miliar telah dianggarkan dalam APBD 2010 untuk Kunker para wakil rakyat.

Bahkan bukan tidak mungkin Kunker itu dilakukan tiap bulan. Karena setidaknya 10 Kunker telah diagendakan dalam rencana kerja Dewan selama tahun 2010 ini.

Sekretaris DPRD Kota Salatiga, Harmanto, Senin (4/1), mengemukakan agenda kerja anggota legislatif tahun ini bakal sibuk lantaran ada enam Raperda yang akan dibahas dan diharapkan bisa disahkan pada tahun yang sama. Oleh karenanya, dalam selama pembahasan penyusunan enam Raperda tersebut, dikatakannya, para anggota Dewan butuh studi banding agar produk yang dihasilkan bisa baik.

Enam Raperda yang sudah dimasukkan program legislasi daerah tersebut yakni Raperda tentang Perubahan Perda 11/2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Lembaga Teknis Daerah, Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu dan Satpol PP; Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Tahun 2005-2025; Penyelenggaraan dan Biaya Administrasi Pendaftaran Perusahaan dan Informasi Perusahaan; Dana Cadangan; Pembentukan, Penghapusan dan Penggabungan Kelurahan; serta Partisipasi Publik Dalam Pembangunan.

“Dengan Kunker ini diharapkan Raperda yang dihasilkan bisa diimplementasikan dengan baik,” paparnya.

Harmanto mengutarakan dengan padatnya Raperda yang harus disusun, dimungkinkan pelaksanaan Kunker bisa lebih dari 10 kali. Kalau setiap bulan satu kali Kunker, bisa dikatakan hampir tiap bulan anggota Dewan melakukan Kunker.

kha

lowongan peekrjaan
PT. Integra Karya Sentosa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Eropa pun Galau Ihwal Media Sosial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah djauhar@bisnis.com. Solopos.com, SOLO — Kegalauan ihwal media sosial kini melanda hampir seluruh negara di…