Sabtu, 2 Januari 2010 18:45 WIB Boyolali Share :

Kondisi Pasar Klego memprihatinkan


Boyolali (Espos)–
Sebagian besar bangunan Pasar Klego saat ini dalam kondisi memprihatinkan. Tiang penyangga tempat pedagang berjualan yang sebagian besar dari kayu banyak yang sudah keropos.

Meski demikian, pedagang setempat tetap bertahan. Salah satu pedagang, Sangadah, 55 mengaku sudah berjualan di Pasar Klego sekitar 30 tahun.

“Dulu, tiang bangunannya masih bambu dan alasnya masih tanah. Bangunan pernah diganti dengan tiang kayu dan alasnya sudah diplester sampai sekarang,” ucap Sangadah saat ditemui Espos, Kamis (31/12) lalu.

Menurut Sangadah, pedagang di Pasar Klego hanya berjualan ketika hari pasaran Pon. Itupun, kata dia, sebagian besar hanya kurang lebih pada pukul 04.30 WIB-10.30 WIB.

Diakui Sangadah, sebenarnya belum lama ini ada perbaikan tempat berjualan tapi hanya sebagian. Hal itu disebabkan karena tempat berjualan sudah rusak. Pernyataan senada disampaikan Ali, 42.

Informasi yang dihimpun Espos sebelumnya menyebutkan, Pasar Klego yang berada di Desa Klego Kecamatan Klego perlu segera dibangun kembali. Sejak sebelum kemerdekaan, pasar yang letaknya ada di salah satu titik jalan tembus Semarang-Sragen itu sampai sekarang belum dibangun dan kondisinya sudah rusak parah.

“Saya mohon kepada Bupati (Sri Moeljanto-<I>red<I>) untuk merencanakan dan memprioritaskan pembangunan Pasar Klego. Sebab, sampai sekarang belum dibangun lagi sejak sebelum kemerdekaan. Salah satu tokoh masyarakat di sana, Almarhum Marjani pernah berwasiat agar pasar itu diperbaiki,” kata Wakil Ketua DPRD Kabupaten Boyolali, Thontowi Jauhari.

nad

lowongan peekrjaan
PT. Integra Karya Sentosa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…