Solo (Espos)--Model yang juga artis sinetron, Manohara Odelia Pinot bakal menerima gelar Kanjeng Mas Ayu Tumenggung (KMAT) dari Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.
Gelar KMAT untuk Manohara tersebut rencananya dianugerahkan bersama dengan lebih dari 75 penerima gelar lain dalam sebuah upacara di Bangsal Sidikoro, kompleks Keraton, Jumat (17/7).
Wakil Pengageng Sasana Wilapa Keraton Surakarta, KRA Winarno Kusumo, saat dihubungi Espos, Rabu (15/7) malam, mengatakan pemberian gelar bagi sejumlah kalangan itu merupakan agenda yang selalu dilakukan setiap tahun, bertepatan dengan jumenengan Paku Buwono (PB) XIII Hangabehi. Untuk tahun ini, Winarno menyebut ada 400-an orang yang menerima gelar, termasuk Manohara.
“Acara pemberian gelar, dilaksanakan dua kali. Untuk Kamis (16/7) gelar diberikan bagi para abdi dalem di Bangsal Smarakatha. Sedangkan untuk 75-100 penerima gelar yang secara tingkatan lebih tinggi, umumnya berasal dari kalangan kerabat dan tokoh-tokoh penting, termasuk Manohara, gelar tersebut akan diserahkan hari Jumat, di Bangsal Sidikoro,” papar KRA Winarno Kusumo.
Winarno menambahkan, selain Manohara, sejumlah tokoh lain dari Jakarta dan Malaysia juga akan hadir dalam penyerahan gelar tersebut. Para tokoh itu menerima gelar dari Keraton atas partisipasi di bidang yang digeluti masing-masing.
Sementara itu masih dalam rangkaian Jumenengan Dalem PB XIII Hangabehi, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) bekerja sama dengan Keraton Kasunanan Surakarta, Sabtu-Minggu (18-19/7), akan menggelar Festival Keraton Surakarta 2009 di Sitihinggil Kompleks Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Dimulai dengan upacara agung Tingalan Jumenengan Dalem Dinasti Mataram SISKS PB XIII pada Sabtu pukul 10.00 WIB sebagai acara inti, festival dilanjutkan malam harinya dengan konser karawitan, Bedaya Sukoharjo yang merupakan peninggalan PB IX, dan peragaan busana adat.
tsa



Lah kok keraton solo yang jadi panutan wong solo kok ikut latah kasih gelar sama manohara, dia itu siapa dan prestasinya apa. Mbok ya liat-liat dulu sebelum ngasih kayak permen saja. Daripada kasih ke dia mbok ya dikasih ke orang-orang yang lebih patut. Saya yang orang solo tulen merasa gelar itu tidak patut diberikan ke se-orang manohara, lebih patut diberikan kepada orang solo yang ada di manca negara yang membawa dan mengenalkan kebudayaan solo, contohnya komunitas orang solo yang ada di Jepang, Belanda yang ikut mengenalkan wisata solo.
Nah? prestasi manohara apaan? sorry yah.. ngga pantes bgt tuh dia. sinetron ajah baru mulai tayang n aktingnya ancur lebur!!!!
Program pemberian gelar sih wajar-wajar saja apabila hal irtu dirasa penting bagi karabat kraton. Namun alangkah baiknya apbila program tersebut dikaitkan dengan selain tokon juga bagi mereka-mereka yang dirasa oleh masyarakat kota Solo/ Karesidenan ASolo sangat berjasa bagi perhatian lingkungan dan bagi negara RI khususnya.
Kita tengok alun-alun Solo saat ini sangat memrihatinkan keadaannya , selain semarawut tidak ditata apik sehingga memudarkan cahaya Kraton Solo sendiri. Alangkah sayangnya.