6 responses to “Lokananta buktikan Lagu Kebangsaan Malaysia berasal dari Indonesia”

  1. Bisa dibayangkan kan…………………………….?
    Lagu TERANG BULAN yang ada sejak saya masih Sekolah Rakyat, sering saya dengar di radio2 ataupun dinyanyikan oleh orangtua saya. Lagu tersebut banyak dinyanyikan dengan irama keroncong.
    Isinyapun sebenarnya pantun2 sindiran (katakan isi bait2 lagu tersebut bersifat guyonan). Memang tahun 60-an saya pernah dengar bahwa lagu kebangsaan Malaysia mengambil lagu indonesia (Terang Bulan).
    Lha sekarang bisa kita bayangkan lah, lagu yang berisi pantun sindiran…… dipakai sebagai lagu kebangsaan Malaysia.
    Yang lebih ekstrim saya contohkan, misalkan lagu2 saru (jorok) misalkan Cucak Rowo dibikin mars lagu kebangsaan Malaysia…., dimana harga diri bangsa? he heeeeeeeeeee

  2. what do you guys have to care…
    as long we are happy anything is ok.. Cuti-cuti Malaysia…

  3. Ya memang kurang asem juga negara tetangga yang satu ini … sepertinya mereka dah keabisan ide lagi untuk membuat lagu, kesenian…. ampe mengakuisisi punya orang segala…

  4. kurang ajar memang tetangga kita yang satu itu.
    aku kirain terang bulan cuma nama martabak doang. ternyata lagu juga ada ya…?!
    lama2 lagu diobok-obok nya jushua diakuisisi malaysia juga tuh…!!!

  5. Solo Pos tolong kasih tahu ibu pemimpin Lokananta yah, Terang Boelan memang lagu adaptasi Mamula Moon. Malaysia sendiri mengakui lagu Negaraku memang karya adaptasi dari penulis lagu Pierre-Jean de Béranger .

  6. Lagu Terang Bulan bukan asli milik bangsa Indonesia. Lagu ini dibajak atau dijiplak dari lagu orang/bangsa lain (ciptaan orang Perancis) dan sudah lebih dahulu di populerkan di Hawai dengan judul MAMULA MOON jauh sebelum tahun 1956; sila dengarkan di http://www.youtube.com/watch?v=dpDd0Jt_IqY. Kalau lagu itu milik bangsa Indonesia siapa penciptanya dan bila diciptakan? Dapatkah Lokananta menjelaskan hal tersebut? Harap dicari info yang lebih lengkap dengan Google, Youtube, Wikipedia, dll.

Tulis komentar

Syarat dan Ketentuan:
  • Tulisan singkat, padat, Sopan
  • Tulisan bukan SARA, bukan fitnah, tidak promosi atau mendiskreditkan pihak maupun produk tertentu.
  • Format HTML tidak dapat ditampilkan, hanya file text yang akan ditampilkan.