Kamis, 31 Desember 2009 13:43 WIB News Share :

Tangis pecah warnai prosesi pemakaman Gus Dur

Jombang–Isak tangis yang cukup keras terdengar di sela-sela prosesi pemakaman Gus Dur di kompleks Ponpes Tebuireng, Jombang, Jatim, Kamis (31/12) pukul 13.35 WIB.

Mereka yang menangis tidak hanya keluarga Gus Dur, namun juga para pria pengagum Gus Dur. Tangis mereka pecah tak kuat menahan emosi. Gus Nuril Huda, salah seorang pengurus PBNU, menangis sembari mengangkat tangan tangannya tanda hormat. Seorang pria berbaju putih menangis dengan suara keras.

Suasana memang mengharu biru. Suara takbir dan tahlil terdengar. Apalagi saat lagu Gugur Bunga berkumandang. Presiden SBY memimpin upacara pemakaman ini dengan mengenakan setelan jas hitam.

Jenazah Gus Dur saat ini berada telah dimasukkan ke liang lahat. Menantu Gus Dur, Dhohir Farisi, turut menurunkan jenazah ke tempat peristirahatan. Istrinya, Yenny Wahid, tak kuasa membendung rasa sedih. Dia memegang erat-erat bahu suaminya, yang kemudian duduk di pinggir liang kubur, agar tidak terjatuh  pingsan. Wajahnya sembab oleh air mata.

dtc/isw

LOKER SOLO
Siapa Mau Kerja di Dealer ASTRA, Cek Syaratnya di Sini, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Kids Zaman Now Membaca Media Cetak?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (12/2/2018) dan Harian Bisnis Indonesia edisi Sabtu (10/2/2018). Esai ini karya Lahyanto Nadie, pengampu Manajemen Media Massa di Kwik Kian Gie School of Business dan pengurus Yayasan Lembaga Pers dr. Soetomo Jakarta. Solopos.com,…