Kamis, 31 Desember 2009 17:19 WIB News Share :

Serangan teroris ancam di malam pergantian Tahun Baru

Jakarta–Kedutaan Besar Amerika Serikat di Indonesia mengeluarkan peringatan kemungkinan terjadinya serangan teroris di malam tahun baru di Pulau Bali.

Seperti dilansir ABC News, Kamis (31/12), Kedubes AS telah mengirimkan surat elektronik kepada setiap warga negara AS di Indonesia. Dalam surat tersebut terdapat pernyataan Gubernur Bali Mangku Pastika yang menyatakan ada indikasi akan adanya serangan di Bali malam ini.

“Gubernur Bali Mangku Pastika ingin memberitahukan sebuah pesan bagi kita semua: ada indikasi adanya serangan di Bali malam ini,” jelas pernyataan Kedubes AS.

Dalam pernyataannya, Kedubes AS mengatakan peringatan ini juga telah disebarluaskan oleh Dinas Pariwisata Bali.

“Ekstremis mungkin akan menjadikan tempat-tempat seperti hotel, kafe, pusat perbelanjaan sebagai sasaran demi kepentingan pribadi dan umum. Warga negara AS harus waspada dan berhati-hati setiap saat,” demikian peringatan Kedubes AS bagi warganya di Indonesia.

“Kami mendesak warga AS untuk mengawasi setiap berita lokal. Warga AS harus waspada dengan setiap pengamanan dan keselamatan di hotel, tempat tinggal dan restoran, serta tempat hiburan dan rekreasi yang mungkin akan menjadi sasaran,” tegas pernyataan tersebut.

dtc/isw

lowongan pekerjaan
PT. PERINTIS KARYA SENTOSA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…