Kamis, 31 Desember 2009 14:38 WIB News Share :

SBY
Gus Dur Bapak Pluralisme

Jombang–Presiden SBY memberikan pidato perpisahan untuk melepas jenazah mantan Presiden Abdurrahman Wahid. SBY meminta rakyat Indonesia mengenang almarhum sebagai Bapak Pluralisme Indonesia.

“Selamat jalan Bapak Pluralisme. Semoga tenang di sisi Allah SWT,” kata SBY dalam pidatonya di Pondok Pesantren Tebu Ireng, Jombang, Rabu (31/12).

Menurut SBY, Indonesia kehilangan seorang tokoh bangsa yang banyak berjasa kepada negara. Oleh karena itu, masyarakat patut memberikan penghormatan dan penghargaan atas darma bakti Gus Dur.

“Kita kehilangan salah seorang putra terbaik bangsa. Seorang guru dan bapak bangsa, dan negarawan terhormat,” lanjut SBY.

Lanjut SBY, Gus Dur memperjuangkan perdamaian berdasarkan kemajemukan bangsa. Gus Dur adalah seorang pemikir Islam yang diakui di dunia.

“Selama menjadi Presiden, Gus Dur meletakkan berbagai kebijakan untuk mengakhiri diskriminasi,” kata SBY.

dtc/isw

lowongan pekerjaan
SOCIAL KITCHEN, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Bersenang-Senang

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (13/11/2017). Esai ini karya Sholahuddin, Manajer Penelitian dan Pengembangan Harian Solopos. Alamat e-mail penulis adalah sholahuddin@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini terjadi perubahan secara radikal pada lanskap ekonomi dan bisnis di Indonesia. Sektor bisnis konvensional…