Kamis, 31 Desember 2009 17:30 WIB Boyolali Share :

Percepat penanganan bencana, Pemkab bentuk Linmas inti

Boyolali (Espos)–Menyikapi sejumlah bencana alam yang terjadi di wilayah Kabupaten Boyolali selama beberapa waktu terakhir, Pemkab melalui Badan Kesbangpolinmas setempat membentuk Tim Perlindungan Masyarakat (Linmas) Inti mulai dari tingkat kecamatan hingga tingkat desa/kelurahan.

Pembentukan Tim Linmas Inti ini dimaksudkan untuk mempercepat penanganan bencana alam, sekaligus menciptakan kondisi siap menghadapi bencana yang terjadi di wilayah Boyolali.

“Untuk kepentingan tersebut, kami sudah menginstruksikan kepada camat-camat di wilayah Boyolali, khususnya wilayah yang dinilai sebagai daerah rawan bencana alam seperti Ngemplak, Ampel, Cepogo dan sebagainya, agar segera mempersiapkan personel-personelnya,” ungkap Kepala Badan Kesbangpolinmas Kabupaten Boyolali, Sumantri ketika ditemui wartawan di ruang kerjanya, belum lama ini.

Sumantri menjelaskan Tim Linmas Inti itu dibentuk di tingkat desa/kelurahan dan kecamatan. Di tingkat desa/kelurahan maupun di tingkat kecamatan, lanjut dia, terdiri atas lima orang personel yang merupakan warga di masing-masing wilayah.

“Masing-masing desa/kelurahan maupun kecamatan membentuk Tim Linmas Inti dengan jumlah anggota sebanyak lima orang. Namun personel yang direkrut untuk Tim Linmas Inti kecamatan tidak boleh personel yang sama dengan yang direkrut untuk Tim Linmas Inti tingkat desa.
Sementara untuk personel Tim Linmas Inti dipilih dari desa/kelurahan yang berdekatan dengan kantor kecamatan setempat,” terang Sumantri.

Sekretaris Daerah (Sekda) Boyolali, Daryono mengungkapkan saat ini, penanggulangan bencana masih ditangani Tim Koordinasi Penanggulangan Bencana.

sry

lowongan pekerjaan
Hotel Margangsa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…