Kamis, 31 Desember 2009 16:24 WIB News Share :

ICW pertanyakan hasil studi banding Hakim MA ke Eropa

Jakarta–Sejumlah hakim agung Mahkamah Agung (MA) melakukan studi banding ke Eropa. Indonesia Corruption Watch (ICW) mempertanyakan hasil dari studi banding tersebut.

“Mana dokumen hasil studi banding? Karena studi banding itu tidak bisa memberikan hasil efektif buat peradilan,” ujar Wakil Koordinator ICW Emerson Juntho di kantornya Jl Kalibata Timur, Jakarta Selatan, Kamis (31/12).

Menurut pria yang akrab disapa Eson ini, apa yang dilakukan para hakim agung tersebut tidak lebih dari sekedar jalan-jalan saja selama mereka tidak memberi tahu hasil dari studi bandingnya. Bahkan, kata dia, kerap kali hasil studi banding disampaikan kepada forum yang tidak tepat.

“Misal studi banding hakim niaga yang didatangkan untuk mendengarkan hasilnya hakim agama,” jelas Eson.

Eson menambahkan, pihaknya akan mendatangi MA untuk meminta hasilĀ  studi banding. ICW juga akan mengadu ke Komisi Yudisial (KY) atas hal ini.

“Kita akan laporkan ke KY atas study banding ini,” tandasnya.

dtc/isw

LOWONGAN PEKERJAAN
SUMBER BARU LAND, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…