Kamis, 31 Desember 2009 16:16 WIB Boyolali Share :

Gus Dur wafat, PCNU Boyolali instruksikan MWC NU untuk tahlilan


Boyolali (Espos)–
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Boyolali menginstruksikan kepada Majelis Wakil Cabang (MWC) NU yang berada di kecamatan untuk melaksanakan acara tahlilan selama sepekan.
Kegiatan itu sebagai salah satu bentuk penghormatan kepada Almarhum KH Abdurrahman Wachid atau yang biasa disapa Gus Dur yang meninggal dunia Rabu (30/12) sekitar pukul 18.45 WIB.

“Kami instruksikan kepada seluruh MWC NU untuk menyelenggarakan tahlilan mulai malam ini selama sepekan,” ucap Rois Syuriah PCNU Kabupaten Boyolali, Drs KH Muslim Choiri saat ditemui Espos di kediamannya di Desa Kacangan Kecamatan Andong, Kamis (31/12).

Menurut Muslim, selain tahlilan, Jumat besok rencananya ada Salat Ghoib di Mesjid Rhodoutus Sholihin di kompleks Ponpes Zumrotut Tholibin atau Ponpes Kacangan di Desa Mojo Kecamatan Andong. Selanjutnya, pada Minggu (3/1) mendatang akan dilaksanakan istighosah yang diikuti sekitar 1.000 orang.

Pernyataan senada disampaikan Ketua PCNU Boyolali, Drs H Muhdi Zamru Mag. Muhdi mengemukakan selama sepekan tiap-tiap MWC NU akan mengadakan tahlilan dan puncaknya pada Selasa (5/12) dengan tausiah Rois PCNU Boyolali.

Muslim menyatakan ikut prihatin dan merasa kehilangan dengan tokoh besar seperti Gus Dur.

Muhdi juga menyatakan ikut berbelasungkawa dengan kepergian Gus Dur. Dia berharap segala amal baktinya dapat diterima Allah SWT.

nad

lowongan pekerjaan
Bengkel Bubut, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…