Kamis, 31 Desember 2009 16:51 WIB Internasional Share :

Afghanistan pemasok 93% heroin di dunia

Jakarta--Afghanistan menjadi pemasok peredaran heroin di dunia sebanyak 93 persen. Guna memperlancar bisnis haramnya, sindikat Afghanistan mengoperasikan puluhan kendaraan lapis baja serta senjata api profesional untuk menembus perbatasan.

Dari sindikat tersebut, penyebaran narkotika ke negara tujuan menggunakan sindikat Iran. Salah satu negara tujuan penyebaran yaitu Indonesia pada beberapa bulan terakhir.

“Aghfanistan menjadi pemasok 93 persen heroin dunia. Mereka menembus perbatasan dengan kendaraan baja dan peralatan senjata api modern,” kata Ketua Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Gories Mere.

Hal itu disampaikan dia dalam jumpa pers Laporan Akhir Tahun BNN 2009 di Markas BNN, Jl MT Haryono, Jakarta, Kamis, (31/12).

Lebih lanjut, Direktur IV Mabes Polri, Brigjen Pol Arman Depari menambahkan, sindikat Iran bukanlah hal yang baru. Mereka pada awalnya beroperasi di Jepang dan Korea sebelum bergeser ke Indonesia dengan barang dagangan sabu dan ekstasi. Sedangkan sindikat west african membawa barang narkotika seperti heroin dan kokain di Indonesia.

“Kemudian, perdagangan Iran bergeser kepada kita setelah sindikat Afrika di Indonesia susah bergerak,” ujar Arman pada kesempatan yang sama.

Indonesia dipilih sindikat Iran, karena mereka mencari bangsa yang bermasalah baik secara ekonomi, keamanan atau hukum. Hal tersebut seperti terjadi pada sindikat Vietnam-Laos-Myanmar pada saat konflik bersenjata.

“Dulu kan di Thailand sempat ramai. Sekarang, di Thailand penegakkan hukum pesat sehingga sekarang hampir dikatakan tidak ada. Dulu, Albania juga pernah, tapi sekarang sudah tidak karena kondisi Albanis membaik,” tandasnya.

dtc/isw

lowongan pekerjaan
Hotel Margangsa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…