Rabu, 30 Desember 2009 16:47 WIB Boyolali Share :

Puluhan buruh pabrik tekstil di Boyolali geruduk Disnakertransos


Boyolali (Espos)-
-Sekitar 50 buruh yang tergabung dalam Serikat Pekerja Nasional (SPN) Kabupaten Boyolali mendatangi Kantor Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Sosial (Disnakertransos) setempat, Rabu (30/12).

Mereka mendesak pihak Disnakertansos menindaklanjuti nasib para pekerja/buruh yang hingga kini tidak jelas setelah dirumahkan masing-masing perusahaan tempat mereka bekerja beberapa waktu lalu.
Puluhan pekerja/buruh tersebut sedianya berniat mengadukan nasib mereka ke Bupati Boyolali, Sri Moeljanto, namun tidak berhasil karena Bupati tengah bertugas di luar kota. Akhirnya kedatangan mereka diterima Kepala Disnakertransos, Sugianto dan jajarannya di aula kantor Disnakertransos. Kondisi ini sempat membuat para buruh kecewa karena merasa dianaktirikan.

Dalam pertemuan antara SPN dan Disnakertransos tersebut, para pekerja/buruh beberapa perusahaan tekstil di Boyolali, antara lain PT Sari Warna Asli (SWA), PT Hanil dan PT Safari itu mengungkapkan hingga kini nasib mereka masih terkatung-katung pasca-dirumahkan oleh masing-masing manajemen perusahaan tersebut beberapa waktu lalu.
Kondisi tersebut, menurut mereka, telah diadukan ke Bupati Boyolali dan pihak Disnakertransos setempat agar bisa difasilitasi. Namun sampai saat ini ternyata Pemkab tak kunjung mengambil langkah yang dinilai dapat membantu mereka memperoleh kejelasan terkait nasibnya.

Para pekerja/buruh yang nasibnya tidak jelas itu, beberapa di antaranya sudah diputus hubungan kerja (PHK), namun belum terpenuhi hak-haknya. Sementara beberapa pekerja/buruh lainnya, berstatus dirumahkan, namun sampai saat ini tidak jelas apakah mereka sudah di-PHK atau akan dipekerjakan kembali di perusahaan masing-masing.

sry

lowongan pekerjaan
induktorindo, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…