Eddy Wirabhumi/dok
Rabu, 30 Desember 2009 01:09 WIB Solo Share :

KP Eddy Wirabhumi kantongi restu DPP maju AD 1

Eddy Wirabhumi/dok

Eddy Wirabhumi/dok

Solo (Espos)–Ketua DPC Partai Demokrat Solo, Eddy Wirabhumi rsmi mendapat restu dari DPP Demokrat untuk mempersiapkan diri sebagai calon walikota dalam Pilkada 2010.

Namun, DPC Partai Demokrat Solo masih menunggu surat keputusan atau rekomendasi dari DPP terkait calon yang akan diusung oleh Demokrat. Ketua DPC Partai Demokrat Solo, Eddy Wirabhumi mengatakan belum memegang surat rekomendasi terkait calon yang akan diusung oleh Partai Demokrat dalam Pilkada Solo 2010.

“Saat ini, saya belum memegang rekomendasi soal itu. Karena rekomendasi itu masih dalam proses,” tegas Eddy, ketika dikonfirmasi Espos, Selasa (29/12) siang.

Ia menjelaskan Tim Sembilan masih menyelesaikan tahapan terkait rekomendasi tersebut. Terpisah, Sekretaris DPC Partai Demokrat Solo, Supriyanto membenarkan adanya restu dari DPP Demokrat kepada Ketua DPC Demokrat Solo Eddy Wirabhumi untuk maju sebagai calon walikota Solo dalam Pilkada 2010.

“Restu sudah ada, tetapi rekomendasi secara resmi belum. Ada restu dari DPP agar Ketua DPC Partai Demokrat Solo mempersiapkan diri untuk maju dalam Pilkada 2010 sebagai calon AD 1,” tutur Supriyanto.

Hal senada dikatakan Wakil Ketua DPC Partai Demokrat Solo, Reny Widyawati. Anggota DPRD Solo ini mengungkapkan calon walikota dari Demokrat mengarah pada Eddy Wirabhumi. Sedangkan untuk posisi wakil walikota, belum sampai menyebutkan nama calon.

Lebih lanjut Supriyanto menjelaskan calon AD 1 yang akan diusung oleh Partai Demokrat mengarah pada Eddy Wirabhumi. Sedangkan untuk calon AD 2, Partai Demokrat merencanakan membuka pendaftaran secara terbuka.

Pendaftaran bakal calon wakil walikota ini, rencananya akan dibuka pekan depan. Karena surat rekomendasi dari DPP diperkirakan keluar pekan ini. Supriyanto yang juga anggota Tim Sembilan menjelaskan pendaftaran itu terbuka bagi semua kalangan, dan akan disaring sesuai kriteria yang akan ditentukan oleh Tim Sembilan.

Setelah pendaftaran, bakal calon yang lulus kriteria selanjutnya bakal mengikuti tahapan uji fit and propertest atau kepatutan dan kelayakan. Tahapan tes ini akan dilakukan oleh Tim Sembilan. Supriyanto juga mengatakan akan lebih intens berkomunikasi dengan Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Keadilan Sejahtera (PKS) maupun Partai Amanat Nasional (PAN) terkait bakal calon AD 2.

Disinggung tentang Koalisi Partai Politik Surakarta (KPPS), Wakil Ketua DPRD Solo ini menuturkan koalisi 24 partai politik tersebut tidak menuntut. Namun demikian, lobi politik tetap akan dilakukan terhadap semua partai politik tersebut sehingga koalisi besar terwujud. “Harapan kami, koalisi besar terwujud sehingga bisa memenangkan Pilkada 2010,” terang Supriyanto.

Demokrat dan koalisinya yang sedang dibentuk, bakal berhadapan dengan calon dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Karena PDIP sudah memunculkan nama Joko Widodo (Jokowi)-FX Hadi Rudyatmo (Rudy), kata Eddy, maka Demokrat tidak lagi memasukkan kedua nama tersebut dalam daftar yang telah disurvei.

iik

lowongan pekerjaan
sales, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…