Rabu, 30 Desember 2009 16:19 WIB News Share :

Buku Membongkar Gurita Cikeas ludes terjual

Jakarta–Ratusan buku yang disediakan bagi para pengunjung peluncuran buku ‘Membongkar Gurita Cikeas’ di Doekoen Coffee ludes terjual. Namun, masih banyak pengunjung yang tak kebagian. Para pengunjung ini tetap bertahan di halaman kafe untuk mendapat buku karya George Junus Aditjondro tersebut.

Pada acara peluncuran buku yang digelar di Doekoen Coffee, Jl Raya Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (30/12) tersebut disediakan sebanyak 180 buku bagi para pengunjung. Namun, semuanya terjual hanya dalam waktu sekejap.

Saat ini buku tersebut memang sangat sulit untuk didapatkan. Selain jumlah cetaknya yang belum terlalu banyak, juga karena toko buku besar enggan menjualnya. Akibatnya, harga buku pun melambung tinggi, dari yang tadinya hanya Rp 36 ribu, naik menjadi Rp 40 ribu, kemudian menjadi Rp 90 ribu, bahkan ada yang mengaku membeli buku tersebut dengan harga Rp 100 ribu.

Berdasarkan pantauan sekitar pukul 14.00 WIB, halaman Doekoen Coffee masih dijejali oleh puluhan orang. Di bawah tenda putih berukuran 10×6 meter yang didirikan di halaman, nyaris 100 orang yang masih menunggu untuk mendapatkan buku tersebut. Beberapa dari mereka bahkan mengaku akan meminta soft copy buku pada si penulis buku langsung.

Sementara itu, ketika acara bedah buku yang digelar bagi kalangan media usai, sempat terjadi insiden kecil. Karena penuh sesak oleh pengunjung dan wartawan, ada sebuah lampu yang menempel pada salah satu kaca kafe yang berukuran 7×5 meter itu pecah karena terkena kamera seorang wartawan televisi.

dtc/isw

lowongan pekerjaan
garment, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…