Selasa, 29 Desember 2009 10:14 WIB Ekonomi Share :

Tak penuhi SNI, Mendag minta semen China ditarik


Jakarta-
-Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu melakukan inspeksi mendadak (sidak) di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Target sidak adalah temuan semen produk China CUCC beberapa waktu yang lalu, yang akan resmi ditarik dari pasaran.

“Disita karena tidak memenuhi SNI (Standar Nasional Indonesia), karena semen harus memenuhi SNI, wajib,” kata Mari di lokasi sidak, Jakarta, Selasa (29/12).

Sebelumnya, Depdag menemukan ribuan sak semen merek CUCC asal China berlabel China United Cement Rizhao Co. Ltd dengan ukuran berat 50 kg dan semen merek Tonsil ukuran 25 kg berlabel Indonesia.

Keberadaan semen-semen ini di pasaran diduga akan melanggar Permendag No.14 tahun 2007 soal standarisasi jasa perdagangan dan pengawasan SNI wajib dan Permenperin No.35 tahun 2007 mengenai SNI wajib semen.

“Kita sudah minta kepada importir untuk menarik semen mereka. Kita beri waktu selama 2 bulan untuk menarik barang-barang yang sudah beredar di pasaran,” tambahnya.

Menurut Mari, jika setelah melewati jangka waktu yang diberikan namun semen tersebut tetap beredar di pasaran maka pihaknya akan membawa kasus ini ke jalur hukum.

“Kalau dua bulan belum ditarik, maka akan ada proses hukum,” ujarnya.

dtc/isw

Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…