Selasa, 29 Desember 2009 11:05 WIB Ekonomi Share :

Rupiah masih bergerak ketat

Jakarta–Nilai tukar rupiah membuka perdagangan hari ini dalam kisaran yang aman. Pergerakan rupiah yang sempit ini diprediksi akan terus berlangsung hingga akhir tahun.

Pada perdagangan Selasa (29/12), rupiah dibuka melemah tipis ke level 9.460 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di level 9.450 per dolar AS.

Di pasar global, dolar AS bergerak melemah atas euro seiring data-data yang menunjukkan perbaikan ekonomi global sehingga membuat investor kembali memburu mata uang yang berisiko namun berimbal hasil tinggi.

Di tengah perdagangan yang tipis, euro menguat ke 1,4376 dolar, dibandingkan sebelumnya di 1,4356 dolar. Namun dolar AS menguat atas yen ke posisi 91,62 yen, dibandingkan sebelumnya di 91,46 yen.

“Dolar dan yen yang biasa disebut sebagai mata uang safe-haven bergerak melemah atas mata uang lainnya karena optimisme pertumbuhan global membantu mendorong permintaan aset-aset yang berisiko seperti saham dan komoditas,” ujar Terri Belkas, analis dari Forex Capital Markets seperti dikutip dari AFP.

dtc/isw

lowongan pekerjaan
sales, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…