Selasa, 29 Desember 2009 21:24 WIB News Share :

Marinir disiapkan jaga 12 Pulau terluar NKRI


Jakarta–
Menjaga perbatasan masih menjadi fokus TNI AL pada tahun 2010 mendatang. Pasukan Marinir pun telah diturunkan untuk menjaga 12 pulau terluar Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Kita masih fokus pada masalah perbatasan seperti di Selat Malaka, Selat Singapura dan Blok Ambalat,” ujar KSAL Laksamana Madya Agus Suhartono dalam jumpa pers di Mabes TNI AL, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (29/12).

Agus menjelaskan, ada 12 pulau terluar yang tidak berpenghuni dan tersebar di seluruh Indonesia yang telah dijaga pasukan Marinir. Pulau tersebut tersebar di bagian Barat dan Timur Indonesia.

Pulau-pulau di wilayah Indonesia bagian Barat antara lain, Pulau Rondo di Provinsi NAD, yang berbatasan dengan India, Pulau Berhala di Provinsi Sumatera Utara yang berbatasan dengan Malaysia, Pulau Nipah dan Sekatung di Provinsi Riau.

Sedangkan di wilayah Indonesia bagian Timur, pasukan marinir telah menjaga Pulau Marore, Pulau Miangas dan Pulau Marampit di Sulawesi Utara yang berbatasan dengan Filipina. Kemudian Pulau Fanildo, Pulau Fani dan Pulau Bras di Papua. Lalu Pulau Batek di Provinsi NTT yang berbatasan dengan Timor Lorosae dan Pulau Rote yang berbatasan dengan Australia.

Agus pun berjanji akan ada tunjangan bagi para personel TNI AL yang berjaga di perbatasan. “Tahun 2010 diharapkan ada tunjangan khusus bagi penjaga perbatasan,” terangnya.

dtc/isw

lowongan pekerjaan
Juara Karakter Indonesia, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Bersenang-Senang

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (13/11/2017). Esai ini karya Sholahuddin, Manajer Penelitian dan Pengembangan Harian Solopos. Alamat e-mail penulis adalah sholahuddin@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini terjadi perubahan secara radikal pada lanskap ekonomi dan bisnis di Indonesia. Sektor bisnis konvensional…