Selasa, 29 Desember 2009 19:30 WIB News Share :

Desember cuaca buruk, pendaki Semeru harus waspada


Lumajang–
Ketua tim SAR Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Sugiono, minta para pencinta alam yang melakukan pendakian ke Gunung Semeru (3676) pada bulan Desember ini mewaspadai cuaca buruk yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

“Biasanya pada musim hujan seperti ini, beberapa pohon tumbang melintang di rute perjalanan pendakian Semeru dan terjadi sejumlah longsoran kecil di beberapa kawasan,” kata Sugiono, Selasa (29/12), menanggapi banyaknya pendaki yang naik ke Semeru selama musim liburan panjang akhir tahun ini.

Menurut dia, para pendaki juga harus mewaspadai kemungkinan perubahan jalur pendakian yang tertutup longsor, apabila intensitas hujan cukup deras di kawasan setempat.

“Biasanya beberapa ruas jalur pendakian tertutup tanah longsor, menyebabkan sebagian pendaki tersesat dan hilang,” paparnya.

Ia menjelaskan, para pendaki harus mematuhi seluruh prosedur pendakian yang sudah ditetapkan dan tidak melanggarnya, apabila mereka nekat naik ke puncak Semeru maka risiko terburuk harus ditanggung sendiri.

“Pendakian ke puncak Semeru hanya dibatasi hingga Kalimati, sehingga pendaki tidak boleh naik ke Mahameru (puncak Semeru), karena dikhawatirkan cuaca buruk dan badai yang biasa terjadi pada musim hujan seperti ini,” tuturnya menegaskan.

Apabila pendaki nekat naik ke Mahameru, lanjut Sugiono, pendaki harus mewaspadai gas beracun yang bisa muncul sewaktu-waktu dari puncak Semeru.

Selama tahun 2009 ini, kata dia, ada dua pencinta alam yang meninggal saat melakukan pendakian ke Semeru yakni Andika Listiyono dan Hanafi.

Sementara, Kepala Bidang Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Wilayah II di Lumajang, Anggoro Dwi Sujiharto menuturkan, pengelola TNBTS mengimbau kepada seluruh pendaki untuk tidak naik ke puncak Semeru, sesuai dengan rekomendasi Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana dan Geologi.

“Kalau musim hujan, biasanya terjadi longsor di kawasan Arcopodo hingga Mahameru, pendaki harus tetap waspada selama perjalanan pendakian ke Gunung Semeru. Batas pendakian hanya di kawasan Kalimati saja,” ucapnya menegaskan.

ant/isw

Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…