Selasa, 29 Desember 2009 17:29 WIB Karanganyar Share :

Cuaca buruk, Polisi minta jalur pendakian Lawu ditutup


Karanganyar (Espos)-
-Masyarakat umum diimbau untuk sementara waktu tidak melakukan pendakian ke puncak Lawu menyusul cuaca buruk yang terus terjadi belakangan ini. Apalagi, sudah ada dua pendaki yang tewas akibat tak kuat menahan hawa dingin di kawasan puncak, yang diperkirakan mencapai minus empat derajat celcius itu.

Imbauan itu disampaikan hampir bersamaan antara Kapolres Karanganyar AKBP Edi Suroso, Bupati Karanganyar Rina Iriani, maupun tim Satuan Pelaksana Penanggulangan Bencana (Satlak PB), secara terpisah, Selasa (29/12).

“Selama bulan Sura ini, memang banyak warga yang ingin naik ke Lawu. Kami perkirakan, Tahun Baru nanti juga akan banyak. Tapi perlu diingat dan diperhatikan. Saat ini kondisi cuaca di puncak Lawu sangat buruk. Selain dingin, juga berkabut. Sudah ada pendaki yang tewas di puncak. Untuk itu, semuanya kami imbau supaya menahan diri dulu untuk naik ke puncak karena berbahaya,” kata Bupati, kepada wartawan.

Pihaknya sendiri telah meminta Perhutani untuk menutup sementara pendakian Lawu, selama kondisi cuaca tidak bersahabat. Selain itu, Pemerintah Kecamatan Tawangmangu juga ditugaskan untuk mendirikan Posko di pendakian Cemorokandang serta mencegah pendaki. Perhatian dan dukungan juga diharapkan datang dari Pemkab Magetan dan Ngawi, yang sama-sama memiliki jalur pendakian.

“Kalau dari jalur Cemorokandang, Tawangmangu, semua pendaki akan terpantau dan mereka harus izin dulu. Namun kalau di jalur lain, saya kurang tahu. Apalagi kalau pendaki lewat jalur-jalur tak resmi, seperti yang dari Jogorogo, Ngawi. Sebaiknya, pengawasan lebih diperketat lagi. Sebab kalau ada apa-apa, yang sering direpotkan adalah SAR gabungan dari Karanganyar,” terangnya.

Bupati juga menyarankan penempatan sejumlah petugas di desa-desa sekitar, yang berpotensi dijadikan jalur pendakian Lawu. Mereka harus bisa memberikan informasi mendetail seputar situasi dan kondisi di puncak Lawu. Jika memang kondisi cuaca maupun situasinya tidak memungkinkan untuk dilakukan pendakian, mereka dapat melarang warga yang ingin melakukan pendakian lewat jalur tersebut.

Kapolres Karanganyar AKBP Edi Suroso, menyebutkan hingga kini cuaca di puncak Lawu masih mengkhawatirkan. Suhu di puncak Argodalem saja sampai minus empat derajat Celcius. “Dingin sekali. Bahkan bisa membekukan aliran darah. Karena itu sebaiknya masyarakat tidak melakukan pendakian dulu ke puncak, demi keselamatan mereka sendiri,” imbaunya.

dsp

lowongan pekerjaan
Bengkel Bubut, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…