Senin, 28 Desember 2009 11:01 WIB Ah Tenane Share :

Tiwas action

28koploUntuk menyongsong wisuda tanggal 3 Desember kemarin, Jon Koplo, salah satu wisudawan universitas markotop diKota Bengawan ini sudah mempersiapkan kamera barunya. Agar tidak malu=maluin, dicobanya kamera itu berkali-kali sampai ia hafal betul fungsi-fungsi di tiap bagiannya itu.
Selesai wisuda Koplo langsung beraksi sambil ngumukke kamera barunya itu.
”Ayo Cah, ngumpul sini, tak foto bareng-bareng!” ajak Koplo pada teman-temannya. Tanpa harus dikomando lagi, mereka langsung mak rhegudug, nggrudug dan ambil posisi.
”Ayo Cah, ngrasakke difoto nganggo kamera anyar. Hasilnya pasti oke!” teriak Tom Gembus.
”Siaaap? Satu… dua.. tiii…” Koplo memberi aba-aba.
Namun belum sempat Koplo selesai ngabani, tiba-tiba mak pet, kamera yang dipegangnya tewas.
”Wadhuh, bateraine entek ki. Sabar, tak tuku dhisik ya?” kata Koplo ngayem-yemi teman-temannya. Koplo pun  langsung nggeblas ke koperasi kampus yang kebetulan dekat dengan auditorium tempat wisuda.
Tak lama kemudian Koplo sudah kembali. Setelah memasukkan baterai ke dalam kameranya, Koplo pun mencoba menghidupkan kameranya lagi. Tapi berkali-kali ia coba, si kamera tetap tidak menampakkan tanda-tanda kehidupan. Karena sudah tidak sabar menunggu, Gembus protes, ”Plo, sida foto ora? Tiwas action iki.”
”Sida no. Tapi kameranya kok nggak mau hidup ya, padahal tadi sudah tak tukokke baterai chargeran lho, biar lebih awet,” kata Koplo.
Teman-temannya yang mendengarnya malah ngguyu ger-geran.
”Oalah Plo… Plo! Kalau baterai chargeran itu ya harus di-charger dulu, baru bisa dipakai,” celetuk salah seorang temannya.
”Ooo… kudu disetrum dhisik ta? Aku lagi ngerti,” kata Koplo dengan wajah lugunya yang memerah karena malu, apalagi banyak orang yang melihat.  Kiriman Ahmad Zunita, Sumbulan Kidul RT 03/RW 13, Makamhaji, Kartasura, Sukoharjo

lowongan pekerjaan
PT. TUMBAKMAS NIAGASAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…