Senin, 28 Desember 2009 23:28 WIB Solo Share :

Pilkada Solo, PKS-PAN siapkan pasangan baru


Solo (Espos)–
Koalisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Amanat Nasional (PAN) mulai intens menyiapkan calon pengganti, bila Joko Widodo (Jokowi)-Achmad Purnomo tidak bisa bersanding.

Sementara, Koalisi Partai Politik Surakarta (KPPS) dan Partai Demokrat menegaskan tetap mengupayakan terwujudnya koalisi besar untuk memenangkan Pilkada 2010. Ketua DPC PKS Solo, Sugeng Riyanto mengatakan internal partai telah mengarah untuk menyiapkan calon pengganti Jokowi, bila yang bersangkutan memilih maju bersama PDIP.

Beberapa calon pengganti yang disiapkan, jelas Sugeng, masih sama dengan tokoh-tokoh yang masuk dalam daftar penjaringan Tim Optimalisasi Musyarokah (TOM) PKS. Di antaranya yaitu Muhammad Rodhi (Wakil Ketua DPRD Solo), Quatly Abdulkadir Alkatiri (anggota DPRD Solo) dan Sugeng Riyanto (Ketua DPC PKS).

“Wacana peluang bagi koalisi PKS dan PAN untuk maju sendiri memang menguat. Tapi hal itu tentu perlu dibicarakan dan dikongkretkan. Karena itu, PKS dan PAN akan membicarakan hal ini lebih jauh. Setelah kongkret, barulah kami tentukan sikap dan memunculkan nama,” terang Sugeng kepada wartawan, ketika dihubungi, Senin (28/12).

Terpisah, Ketua DPD PAN Solo, Hami Mujadid juga mengungkapkan hal serupa. Peluang koalisi kedua partai ini akan maju sendiri tampaknya menguat, jika Jokowi tidak mau maju bersama koalisi PKS-PAN. Ditambah lagi belum jelasnya pembentukan koalisi besar maupun figur yang akan diusung sebagai calon.

Ketua Koordinator KPPS, Abdullah AA menegaskan pihaknya tetap mengupayakan terwujudnya koalisi besar. Ia berharap koalisi PKS dan PAN bergabung dalam koalisi besar untuk bisa memenangkan Pilkada 2010. “Semakin banyak partai yang bergabung dalam koalisi besar, maka peluang kemenangan semakin besar,” tandasnya.

Sementara, Sekretaris DPC Partai Demokrat Solo, Supriyanto mengatakan juga masih berupaya mewujudkan koalisi besar. Di sisi lain, Demokrat tinggal menunggu keputusan rekomendasi dari DPP Demokrat tentang pasangan calon yang diusung dalam Pilkada 2010.
Pekan ini, rekomendasi itu direncanakan bakal keluar. Supriyanto masih mengisyaratkan bahwa pasangan yang akan muncul merupakan dua dari enam tokoh yang sebelumnya sudah disurvei, termasuk pasangan incumbent.

“Apa pun hasil rekomendasi itu, kami akan melaksanakannya. Karena isi rekomendasi tersebut sudah final. Artinya pasangan calon yang diusung, sudah memberikan kesediaan dicalonkan,” jelas Wakil Ketua DPRD Solo ini.

iik

Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…