Senin, 28 Desember 2009 21:29 WIB News Share :

Mantan Jamintel sesalkan reaksi SBY

Jakarta–Mantan Jaksa Agung Muda bidang Intelijen (Jamintel) Mayjen (Purn) Syamsul Djalal menilai positif buku Gurita Cikeas. Menurutnya, pihak Cikeas tak perlu kebakaran jenggot tetapi justru mengambil nilai positif dari buku tersebut.

“Jadi seharusnya kita itu mengambil daripada segi positifnya. Dengan demikian kita tahu jadi begini toh kemarin itu. Ini nggak.  Malah banyak bilang ini langgar hukum, ini fitnah,” kata Syamsul Djalal kepada wartawan, Senin (28/12).

Syamsul juga menyesalkan reaksi Presiden SBY yang dinilai reaksioner dan berlebihan. Tanpa mempelajari terlebih dahulu, menurut Syamsul, SBY langsung menuduh tulisan ahli sosiologi korupsi tersebut sebagai fitnah.

“Maka saya mengharapkan SBY itu jangan cepat salah sangka atau cepat mengambil respons begitu, belum apa-apa sudah langsung menanggapi ini fitnah, ini tidak benar,” imbuhnya.

Syamsul menggambarkan pada saat dirinya menjadi Jamintel, untuk melarang peredaran suatu buku dibutuhkan beberapa tahap. Prosesnya pun berlangsung tidak singkat, tidak spontan dan asal menanggapi.

“Ada perintah masuk, kita lihat dulu, tidak langsung main cabut atau hentikan, main larang buku, tidak bisa. Diteliti dulu. Enggak usah langsung direspons begitu,” tandasnya.

 

dtc/tya

lowongan pekerjaan
PT. Monang' Sianipar Abadi ( MSA KARGO ), informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…