Senin, 28 Desember 2009 18:20 WIB Karanganyar Share :

Judi Togel, “Pak RT” ditangkap polisi


Karanganyar (Espos)–
Aksi perjudian toto gelap (Togel) yang dilakukan Aris Waskito alias Pak RT, 37, bersama dua rekannya di wilayah pegunungan selama ini akhirnya terbongkar.

Warga Dusun Keprabon RT 4/RW IV, Desa Karangpandan, Kecamatan Karangpandan itu kini juga meringkuk di tahanan Mapolres Karanganyar, bersama dua rekannya, yakni Sutopo Yuono alias Ndansek, 45, warga Dusun Drojo RT 01/RW XI, Desa Puntukrejo, Kecamatan Ngargoyoso, dan Atmo Karyo alias Keman, 49, warga Dusun Sidoharjo RT 02/RW VIII, Desa Ngadirejo, Kecamatan Mojogedang. Ketiganya juga terancam hukuman penjara selama 10 tahun akibat melanggar Pasal 303 KUHP.

Keterangan yang dihimpun Espos, Senin (28/12), aksi perjudian Togel di daerah pegunungan, seperti Ngargoyoso, Karangpandan, serta Mojogedang, itu sudah berlangsung cukup lama. Ketiga tersangka selama ini berperan sebagai pengepul atau tambang.

Mereka menjalankan aksinya, salah satunya di sebuah warung makan di Dusun Drojo, Desa Puntukrejo, Kecamatan Ngargoyoso. Hingga akhirnya, pada Sabtu (19/12) lalu, aksi perjudian Togel di tempat itu dicium petugas. Diperkuat dengan laporan dari warga sekitar yang merasa terganggu dengan perjudian Togel itu, aparat langsung melakukan penggerebekan ke lokasi dan menangkap penjual Togel itu, yang diketahui bernama Sutopo Yuono. Sementara, para pembeli Togel berlarian menyelamatkan diri.

Dari pengembangan selanjutnya, aparat juga menangkap dua penjual Togel lainnya secara terpisah, yakni Atmo Karyo dan Aris Waskito. Dari operasi penggerebekan tersebut polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa uang tunai senilai Rp 80.000 dan tiga lembar kertas yang ada rekapan nomor Togel.

Menurut Kasatreskrim Karanganyar AKP Joko Satrio Utomo mewakili Kapolres Karanganyar AKBP Edi Suroso ketiga tersangaka akan dijerat dengan pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.

dsp

lowongan pekerjaan
garment, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…