Senin, 28 Desember 2009 11:10 WIB News Share :

Buku Membongkar Gurita Cikeas jadi pegangan Pansus Century


Jakarta–
Buku ‘Membongkar Gurita Cikeas’ sulit ditemukan di pasaran. Namun anggota Pansus Hak Angket Century DPR memilikinya. Mereka akan menjadikan buku tersebut sebagai referensi dalam mengungkap skandal Bank Century.

“(Buku itu) Jadi bahan referensi,” ujar anggota Pansus dari Golkar, Bambang Soesatyo, Senin (28/12).

Bambang menyatakan, dia telah mendapatkan 40 eksemplar buku tersebut yang akan dibagikan pada semua anggota Pansus. Buku itu didapatnya dari koleganya di Yogya pada Jumat 25 Desember.

“Walaupun demikian itu bukan hal yang baru bagi kita, hanya akan sebagai background saja,” ujarnya.

Bambang juga menyayangkan buku itu lenyap dari pasaran. Apa yang terjadi seperti mengindikasikan gaya pemerintahan zaman Orde Baru.

“Justru penghilangan buku merupakan indikasi ada sesuatu yang ditutupi,” ucap Bambang.

Menurutnya, jika ada yang keberatan dengan buku tersebut, bisa membalasnya secara intelektual, bukan dengan kekuatan. “Seperti kata George, buku dibalas dengan buku. Ini kan adu intelektual,” tutup Bambang.

dtc/isw

lowongan pekerjaan
induktorindo, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…