Minggu, 27 Desember 2009 14:51 WIB News Share :

JK enggan komentari buku Membongkar Gurita Cikeas

Jakarta–Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) belum mau memberi komentar terhadap buku ‘Membongkar Gurita Cikeas: Di Balik Skandal Bank Century’ yang menyudutkan keluarga Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

“Oh soal buku itu nanti ya. Saya belum baca,” kata JK usai penerimaan bantuan Bursa Efek Indonesia (BEI) Rp 1,5 miliar untuk bencana Padang, di BEI, Jalan Sudirman, Jakarta, Minggu (27/12).

‘Membongkar Gurita Cikeas’ akan dilaunching di Doekoen Cafe, Jakarta, Rabu (30/12) mendatang. Sebelumnya buku telah dilaunching di Yogyakarta pada Rabu (23/12) lalu. Dalam salah satu bab, Aditjondro menyebutkan keterlibatan SBY dan keluarganya dalam kasus Century.

Presiden SBY prihatin dengan terbitnya buku yang isinya menyudutkan keluarganya itu. Juru bicara Presiden SBY Julian Aldrin Pasha mengatakan ada fakta yang tidak akurat. Saat ini, pihak SBY sedang mempelajari isi buku tersebut. Belum ada rencana gugatan maupun melarang penjualan buku.

Century

Sementara mengenai pemanggilan Pansus Angket Century, JK menyatakan siap membeberkan apa adanya sesuai keadaan waktu itu. 

“Ya nantilah, saya ungkapkan. Kan pada waktu itu saya melaksanakan tugas-tugas kepresidenan. Tanggung jawab saya apa, ya saya suruh tangkap itu Robert Tantular,” kata JK.

Mengenai Marsillam Simanjuntak yang hadir dalam rapat KSSK? “Ya nantilah. Nantilah,” jawab JK.

 

dtc/tya

lowongan pekerjaan
PT. Monang' Sianipar Abadi ( MSA KARGO ), informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…