Minggu, 27 Desember 2009 13:45 WIB Internasional Share :

Anak konglomerat, coba ledakkan pesawat AS

Detroit–Abdul Farouk Abdulmutallab,23, pria yang mencoba meledakan pesawat Northwest Airlines masih menjalani pemeriksaan. Namun, jejak pria asal Nigeria tersebut terus ditelusuri hingga ke Inggris. Ia diduga pernah berkuliah sebagai mahasiswa teknik.

Seperti dilansir AFP, Sabtu (26/12), laporan awal tentang status mahasiswa Abdul dikabarkan oleh pihak intelijen. Ia tercatat dengan nama Umar Farouk Abdulmutallab di University College London (UCL) jurusan mekanik pada tahun 2005-2008.

Namun, pihak universitas belum bisa memastikan apakah orang yang ditangkap oleh petugas sama dengan Abdul yang berkuliah di UCL.

Pihak kepolisian Inggris juga saat ini telah melakukan penggeledahan terhadap sebuah flat yang diduga milik Abdul. Para wartawan sempat melihat petugas membawa sebuah kotak berisi sejumlah barang dari tempat tersebut.

“Pencarian lokasi rumah tinggal dilakukan tidak hanya pada satu alamat,” kata salah seorang petugas kepolisian.

Sementara itu, di negara asalnya, Abdul dikenal sebagai putra konglomerat pemilik Bank bernama Umaru Mutallab. Hal ini dibenarkan oleh salah seorang keluarga terdekat.

“Dia memang saudara laki-laki saya,” kata Abdul Mutallab, putra Umaru lainnya, saat dihubungi Reuters.

Media lokal di Nigeria sempat memberitakan bahwa keluarga sempat memprotes kegiatan Abdul yang dinilai ekstrim. Bahkan, pihak keluarga telah melaporkan Abdul ke kedutaan besar AS di Nigeria 6 bulan lalu.

“Sekarang Ayah (Umaru) sedang rapat. Nanti akan bertemu dengan polisi,” lanjutnya.

Percobaan peledakan pesawat ini terjadi pada pesawat Northwest Airlines jurusan Amsterdam-Detroit. Jumlah penumpang saat itu mencapai 278 orang. Abdul gagal melancarkan aksinya karena sejumlah penumpang melakukan perlawanan. Akhirnya bahan peledak tersebut mengenai sang pelaku sendiri. Diduga, Abdul terkait dengan jaringan Al Qaeda.

 

dtc/tya

lowongan pekerjaan
garment, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…