Sabtu, 26 Desember 2009 18:41 WIB Boyolali,Ekonomi Share :

Harga minyak sawit curah di Boyolali naik Rp 400/kg

Boyolali (Espos)–Harga minyak sawit curah di Pasar Kota Boyolali naik hingga Rp 400/kg. Dua pedagang Pasar Kota Boyolali yang menempati pasar darurat masing-masing Marlan, 47 dan Yayuk, 30 mengaku kenaikan harga minyak sawit curah sejak Sabtu (26/12).

“Kemarin (Jumat-red), harga minyak sawit curah masih Rp 123.000 per kaleng yang isinya 17 kilogram. Hari ini harga minyak sawit curah itu sudah Rp 128.000 per kaleng,” kata Marlan.

Yayuk juga mengaku kenaikan harga minyak sawit curah baru berlaku Sabtu kemarin. Marlan dan Yayuk mengemukakan, pada Jumat lalu menjual minyak sawit curah Rp 8.000/kg. Namun, mulai Sabtu sudah menjual dengan harga Rp 8.200/kg-Rp 8.400/kg.

Baik Marlan maupun Yayuk mengaku tidak tahu pasti penyebab kenaikan harga minyak sawit curah tersebut. Namun, keduanya memperkirakan kenaikan harga minyak sawit curah itu disebabkan karena banyak yang membutuhkan pada saat perayaan Hari Raya Natal dan Tahun Baru.
“Biasanya, menjelang tahun baru harga-harga memang mengalami kenaikan bahkan bisa melonjak,” kata Marlan.

Diakuinya, kenaikan harga itu sangat terasa sekali baik untuk pembeli. Namun, kata Marlan, mau tak mau dirinya pun ikut menaikkan harga jual karena harga belinya sudah naik. Yayuk pun menyatakan harus menaikkan harga sebab jika tidak dilakukan maka akan rugi dan susah untuk kulakan lagi.

nad

lowongan pekerjaan
garment, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…