Rabu, 23 Desember 2009 16:23 WIB News Share :

Tukang sayur simpan ganja 10 kg

 Cimahi–Seorang tukar sayur Nono (44) ditangkap Satuan Narkoba Polres Kota Cimahi, Jawa Barat, karena menyimpan dan menjadi penjual narkotika jenis ganja seberat 10 kilogram yang disembunyikan di kamar kosannya.

“Sindikat ini terungkap berawal dari tertangkapnya tersangka AM,42,beberapa waktu lalu, tersangka AM mengaku mendapatkan barang haram ini dari Roni,45,yang merupakan kurir narkoba tersangka NO,” kata Kasat Narkoba Polresta Cimahi, AKP I Nyoman Yudhana, di Mapolresta Cimahi, Rabu.

Nyoman mengatakan, saat penangkapan tersangka Nono yang biasa berjualan di Pasar Banjaran Kabupaten Bandung ini, awalnya tidak mengakui bahwa dirinya seorang pengedar narkoba.Namun, setelah di geledah oleh polisi, di dalam satu celana korban ditemukan satu linting rokok ganja.

“Tersangka sempat mengelak saat ditangkap, begitu kami geledah kami menemukan satu linting rokok ganja. Akhirnya tersangka pun tidak berkutik,” ujar Nyoman.

Menurut Nyoman, 10 paket besar ganja berukuran masing-masing 10 kg tersebut, disimpan tersangka di atas atap kamar kosannya. Dikatakannya, saat ini polisi tengah memburu bandar besar yang sudah diketahui identitasnya.

Sementara tersangka NO, AM dan RO terpaksa mendekam di sel tahanan sementara Polresta Cimahi.

Akibat perbuatannya, para tersangka dijerat dengan UU RI No35 Tahun 2009 tentang Narkotika pasal 111 jo pasal 114 jo pasal 127 dengan ancaman minimal lima tahun penjara dan maksimal penjara seumur hidup atau membayar denda Rp 8 miliar.

Tersangka NO yang ditemui di ruang Kasat Narkoba Polresta Cimahi, mengaku sudah empat bulan terakhir menjalani profesi sebagai penjual ganja.

“Baru empat bulan ini saya menjalankan bisnis jual ganja ini, satu kilo ganja saya jual seharga Rp2 juta kepada pengecer,” kata bapak dua orang anak ini.

Tersangka NO menyatakan, mendapatkan stolk ganja dari seseorang yang saat ini masuk DPO polisi. “Saya juga pesan dari bandar lagi. Kenapa saya jual ganja karena buat bantu ekonomi keluarga saya. Hasil dari jualan sayur masih nggak cukup,” kata tersangka NO.
Ant/tya

lowongan pekerjaan
Hotel Margangsa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…