Rabu, 23 Desember 2009 16:01 WIB News Share :

Korban tewas 2 orang, korban luka 11

 Jakarta– Sebanyak 13 orang menjadi korban dalam musibah runtuhnya bangunan calon toilet pusat grosir Metro Tanah Abang, Jakarta Pusat. Dua orang korban di antaranya meninggal dunia dan sudah dibawa pulang keluarga masing-masing.

“Korban tewas atas nama Hamid dan Imam,” kata Walikota Jakpus Sylviana Murni, di Balaikota, Jl Medan Merdeka Selatan, Rabu (23/12).

Informasi yang diterima Sylviana menyebutkan sebagian besar korban luka-luka masih menjalani perawatan di 4 rumah sakit. Empat orang di RS Jakarta dilaporkan masih membutuhkan penanganan intensif, sedangkan 3 dari 4 korban yang dirawat di RSAL Dr Mintohardjo sudah diperbolehkan pulang.

“Satu orang rawat inap karena retak di kakinya,” sambung Sylviana.

Sebelumnya Tim SAR memastikan tidak ada korban hidup lagi di bawah reruntuhan bangunan. Kepastian ini diperoleh setelah alat life detector yang digunakan tidak lagi mendeteksi denyut jantung manusia dari dalam reruntuhan bangunan.

Meski tidak ada yang hidup lagi dan Tim SAR telah ditarik dari lokasi, namun tim evakuasi dengan bantuan warga terus menggali reruntuhan dan memotong batang besi beton. Pasalnya kemungkinan masih ada korban tewas yang terperangkap di dalam reruntuhan.

dtc/tya

lowongan pekerjaan
SOCIAL KITCHEN, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…