Rabu, 23 Desember 2009 20:17 WIB News,Ekonomi Share :

Dahlan
PLN belum bisa jadi perusahaan kelas dunia dalam 3 tahun

Jakarta–Dalam tiga tahun pertama, Direktur Utama PLN Dahlan Iskan akan fokus dalam mengatasi krisis listrik yang terjadi di daerah-daerah. Karena itu dalam 3 tahun PLN belum bisa menjadi perusahaan bertaraf internasional.

“Dalam tiga tahun tidak mungkin PLN menjadi world class company , karena prioritas saya yaitu meningkatkan kehandalan pasokan listrik di Jawa dan mengatasi defisit listrik di Luar Jawa,” ujar Dahlan usai pelantikan dirinya sebagai Dirut PLN, di Kantor Pusat PLN, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Rabu (23/12).

Agar hal itu dapat segera terealisasi maka sebagai pemimpin ia akan cepat dalam mengambil keputusan terkait peningkatan pasokan listrik di Indonesia.

“Keputusan jangan terlalu lama tapi harus cepat karena pengerjaannyakan butuh waktu lama,” ungkap dia.

Contoh proyek-proyek pembangkit listrik yang akan dipercepat yaitu pembangunan pembangkit di luar Jawa mengingat saat ini banyak wilayah di luar Jawa yang masih mengalami defisit listrik.

“Luar Jawa harus diselesaikan agak cepat karena krisis listrik di sana sudah terjadi bertahun-tahun,” ungkap dia.

Untuk mempercepatnya, maka proyek-proyek tersebut tidak akan dilakukan dengan proyek dalam skala besar, namun membaginya menjadi pembangkit-pembangkit dalam skala kecil sehingga mencapai total kapasitas 1.500 Megawatt-2.000 Megawatt.

“Itu akan sangat bantu krisis listrik karena kota-kota seperti Tarakan dan Kendari krisisnya bukan main,” ungkapnya.
dtc/tya

Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…