Selasa, 22 Desember 2009 20:11 WIB News Share :

Pendakian Gunung Semeru tahun baru dibatasi

Malang–Jalur pendakian di Gunung Semeru pada liburan Tahun Baru 2010 dibatasi hingga Pos Kalimati karena status Gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut masih dalam level “waspada”.
 
Humas Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Nova Elina, Selasa, mengatakan, keputusan pembatasan sesuai surat rekomendasi itu dikeluarkan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Departemen ESDM yang disampaikan pada Balai Besar TNBTS Bulan November 2009.

Bagi para pencinta alam yang ingin melakukan pendakian, hanya diperkenankan sampai Pos Kalimati saja. “Sesuai rekomendasi, jalur pendakian hanya sampai Pos Kalimati saja,” katanya.

Dengan adanya surat rekomendasi, para pendaki yang ingin tetap merayakan pergantian tahun ke Gunung Semeru, harus memenuhi persyaratan terlebih dahulu, yakni membuat surat rekomendasi dari dokter atas kondisi kesehatan pendaki, kemudian menyertakan data medis dan diwajibkan mengisi surat pernyataan untuk melakukan pendakian hingga Pos Kalimati.

“Pengisian surat pernyataan itu dilakukan sebelum melakukan pendakian, yakni di Pos Ranupani,” ujarnya.

Nova mengatakan, kondisi cuaca yang buruk dalam beberapa pekan ini, juga menjadi salah satu alasan jalur pendakian tidak diperbolehkan sampai ke puncak.

“Karena cuaca yang buruk itu, kemarin terdapat korban meninggal. Untuk itu, kami tidak ingin ini terulang pada pendaki akhir tahun,” katanya.

Nova menjelaskan, dengan adanya surat rekomendasi ini, maka puncak Gunung Semeru yang memiliki ketinggian sekitar 3.676 meter di atas permukaan laut tersebut otomatis dinyatakan tertutup. Hal ini, untuk menghindari bahaya muntahan lahar dingin yang sangat membahayakan pendaki.
Ant/tya

Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…